EXTERIOR

Tips Merawat Kembang Sepatu

Timi Trieska Dara
Senin 13 September 2021 / 17:00
Jakarta: Kembang Sepatu adalah tanaman semak suku Malvaceae yang banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Genus tanaman ini cukup besar, terdiri dari beberapa ratus spesies di seluruh dunia.

Spesies terkenal dengan bunganya yang besar dan mencolok biasanya dikenal sebagai Hibiscus. Nama lain termasuk Hardy Hibiscus, Rose of Sharon, dan Tropical Hibiscus.

Faktanya, pengembangbiak tanaman selama lebih dari 100 tahun berupaya meningkatkan varietas Hibiscus yang kuat yang ingin menambahkan kekuatan bunga ke kebun mereka.
 

Mengenal hardy hibiscus:


Kultivar tropis lapisan lembut yang terkenal berasal dari Hibiscus rosa-sinensis, tetapi jenis yang lebih keras berasal dari banyak Hibiscus yang berbeda. Hibiscus yang kuat dapat ditemukan dalam berbagai warna dan ukuran, mulai dari ukuran imut 2 hingga 10 inci, semua dengan kebutuhan tumbuh yang sama.

Tahukah kamu setiap bunga kembang sepatu hanya mekar selama satu hari, seperti halnya bunga bakung? Tapi jangan putus asa, lebih banyak bunga akan terbuka berturut-turut. Dan kamu dapat merangsang bunga mekar lebih lama dengan mematikan bunga yang layu.


hibiscus
(Hibiscus juga nikmat ditambahkan dalam teh dingin yang diracik dengan apik menampilkan flavor taste yang berbeda. Foto: Dok. Jacob Koffie Huis/Manometer.id)


Untuk memastikan Hibiscus tumbuh bahagia, ada beberapa poin penting yang perlu diingat. Pertama-tama, tanaman ini menyukai matahari, tanah yang mengalir, dan disiram dengan baik. 

Jika kamu menyediakan kebutuhan ini, maka tanaman akan berbunga lebih besar dan dedaunan yang lebih subur. Ingatlah saat menanam Hibiscus untuk memastikan mahkota terletak tepat di atas permukaan tanah dan untuk meletakkan tanamanmu di tanah. 

Tips: Pangkas batang tua hingga 8 inci atau lebih sebelum batang baru muncul. Kemudian ketika tanaman mulai tumbuh, kamu dapat memangkasnya sesuai bentuk jika diperlukan.
 

Tips merawat hardy hibiscus:


1. Tanam Hardy Hibiscus di tempat yang cerah dan hangat dengan setidaknya 6 jam sinar matahari. Lebih sedikit sinar matahari berarti lebih sedikit bunga dan lebih banyak pertumbuhan yang tidak teratur

2. Di iklim yang lebih dingin, tanam Hibiscus di dekat dinding yang menghadap ke selatan atau di area yang terlindung dari angin yang merusak

3. Tanaman ini menyukai tanah yang kaya, lembap, sedikit asam dan jika tidak disiram dengan baik, mereka akan menjatuhkan daunnya dan terlihat seperti sekelompok tusuk gigi. Tapi jangan khawatir, tanaman biasanya akan bangkit kembali dengan penyiraman secara teratur

4. Hardy Hibiscus bisa menjadi pengumpan berat; lapisan kompos yang banyak di sekitar pangkal tanaman

5. Jika kamu ingin memperbanyak tanaman ini, ambil potongan kayu lunak

6. Hati-hati dengan kutu daun, lalat putih, dan sisik hitam. Untuk menghindari penyakit jamur, hindari percikan air pada daun. Jadi, sudah tahu kan bagaimana cara merawat si cantik hibiscus ini. Selamat mencoba ya!



Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkedan. Salam hangat.
(TIN)