COMMUNITY

Duh! Si Meong Flu, Berikut Perawatannya

Mia Vale
Kamis 23 Juni 2022 / 08:05
Jakarta: Layaknya manusia, kucing pun bisa terkena flu. Prinsipnya penyakit pada kucing ini tidak jauh berbeda dengan variasi manusia. Pun kebanyakan kucing dapat melawannya. 

Namun, untuk hewan yang lebih tua, anak kucing, atau kucing dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya, flu bisa lebih serius. 

Umumnya, flu kucing bersifat virus. Artinya, dalam banyak kasus, antibiotik tidak akan efektif. Untuk mengenali gejala atau tanda apakah si meong terkena flu atau tidak ada hal umum yang bisa kamu perhatikan, seperti:

?Bersin, merupakan cara utama menyebarkan penyakit. Hanya beberapa tetesan dari bersin kucing yang terinfeksi, virus ini bisa terbawa beberapa meter. 

- Pilek
- Mata berair
- Kesulitan dengan, atau berisik saat bernapas
?- Perubahan perilaku
- Kehilangan selera makan
- Suhu tinggi
- Dalam kasus yang serius, ada borok di sekitar mata

Melansir dari laman Purina, gejala dapat sangat bervariasi dalam tingkat keparahan. Sementara satu jenis virus mungkin hanya menyebabkan sedikit bersin dan pilek, yang lain dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Bila melihat ada gejala flu kucing, segera bawa ke dokter hewan.



(Dalam kebanyakan kasus, kucing akan pulih dalam hitungan minggu. Untuk memastikan kucing kamu kembali ke dirinya yang sehat dan bahagia, mintalah saran awal dari dokter hewan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Seberapa menular flu kucing? 


Bersin dari kucing yang terinfeksi dapat memproyeksikan virus lebih dari beberapa meter, jadi kontak langsung tidak selalu diperlukan agar kucing lain terinfeksi. Dengan kata lain, sama seperti manusia, flu kucing sangat menular.

Untuk membantu mencegah kontraksi, pastikan tempat tidur, mangkuk, dan baki kotoran kucing dibersihkan secara teratur. Virus bisa mengintai di tempat yang tidak terduga dan bahkan bisa ditularkan oleh kucing lain. Bahkan kucing juga bisa menjadi pembawa penyakit tanpa menunjukkan tanda-tanda penyakit itu sendiri. 
 

Pengobatan flu kucing


Saat ini tidak ada pengobatan flu kucing tunggal, meskipun antibiotik dapat membantu dengan komplikasi tertentu. Sebaliknya, menjaga kucing tetap nyaman dan merawatnya di rumah adalah cara terbaik untuk membuatnya lebih baik. Pertahankan cairannya. Dorong si anabul untuk minum karena air dapat membantu melonggarkan sekresi catarrhal. 

Cobalah untuk menjaga mata dan hidung mereka tetap bersih: usap dengan lembut semua kotoran yang menumpuk dengan kapas yang dicelupkan ke dalam air garam. 

Jika nafsu makan kurang, cobalah mendorong mereka untuk makan. Tenggorokan mereka mungkin sakit, jadi tawarkan makanan yang tidak sulit untuk ditelan. Mereka mungkin juga kehilangan indra penciumannya, jadi bisa mencoba menggoda dengan makanan yang berbau lebih kuat. 

Secara umum, jaga agar kucing tetap hangat, kering, dan nyaman. Jika memiliki kucing lain yang tidak terinfeksi di rumah, buatlah ruang terisolasi untuk memulihkan kucing yang sakit. Lengkapi dengan nampan pasir dan tempat tidur mereka di dekatnya, dan dengan banyak makanan segar dan air yang tersedia.
 

Efek jangka panjang flu kucing


Mayoritas kucing yang terjangkit flu kucing akan sembuh tanpa dampak jangka panjang pada kesehatannya. Masalah paling umum setelah serangan penyakit adalah kucing kamu bisa menjadi pembawa virus. Biasanya tidak ada cara untuk mengetahui atau melindunginya, tetapi itu berarti mereka berpotensi menularkan ke hewan lain. 

Kucing mungkin mengalami kekambuhan kecil dari penyakit selama masa-masa stres. Kadang, mereka juga menderita rinitis kronis (pilek permanen). Dalam kasus terburuk, beberapa kucing akan menderita gingivitis (radang mulut) berkepanjangan yang memerlukan perawatan obat bahkan sampai pencabutan gigi. 

Pun timbul bisul yang bisa merusak mata kucing. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dan bahkan mungkin memerlukan pengangkatan mata. Waspadai mata yang sakit, terkulai, atau tertutup sebagian. 

Bila melihat tanda-tanda ini, segera bawa ke dokter hewan. Dalam kebanyakan kasus, kucing akan pulih dalam hitungan minggu. Untuk memastikan kucing kamu kembali ke dirinya yang sehat dan bahagia, mintalah saran awal dari dokter hewan
(TIN)