COMMUNITY

Chelsea Islan: Kita Butuh Lebih Banyak Tokoh Perempuan

Yatin Suleha
Senin 08 Maret 2021 / 13:39
Jakarta: Hari Perempuan Internasional menjadi momentum dan refleksi bahwa pemberdayaan perempuan harus terus dilakukan. Di Hari Perempuan Internasional, aktris Indonesia berbakat dan SDGs Mover UNDP Indonesia, Chelsea Islan, menyerukan perlunya lebih banyak tokoh perempuan inspiratif untuk membantu perempuan dan anak perempuan Indonesia mencapai mimpinya.

“Kita membutuhkan lebih banyak tokoh perempuan dalam posisi pengambilan keputusan terutama mengenai isu-isu penting saat ini, seperti isu perubahan iklim, pemulihan kesehatan dan perekonomian di era pandemi, dan isu kesetaraan,” ujar Chelsea dalam pesan videonya yang direkam khusus untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret.

“Bagi anak muda, sosok inspiratif yang mampu menjadi teladan sangat penting, terutama memberikan arah bagi masa depan yang lebih baik. Sehingga, dengan menyaksikan perempuan-perempuan tangguh dalam kepemimpinan mereka, anak muda di Indonesia, terutama anak perempuan, akan mampu bermimpi dan meraih cita cita mereka,” imbuh Chelsea.

Selain itu artis pemeran film ‘3 Srikandi’ dan ‘A Copy of My Mind’ ini juga bergabung dalam kampanye media sosial yang dimotori Badan PBB di Indonesia (UN) untuk menghilangkan praktik ‘all males panel’ atau panel diskusi publik tanpa perempuan.

“Sangatlah penting untuk memiliki lebih banyak representatif perempuan dalam proses pengambilan keputusan supaya bisa menginspirasi kaum perempuan dan perempuan muda lainnya untuk beraksi dan berprestasi,” ungkap Chelsea. 

Seruan Chelsea merupakan bagian dari komitmen kuat UNDP Indonesia dalam mengedepankan kesetaraan isu gender di Indonesia. 

Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Norimasa Shimomura mengatakan, “UNDP berkomitmen kuat untuk melaksanakan kesetaraan gender dan mendukung kepemimpinan perempuan dalam pembangunan, termasuk dalam proses pengambilan keputusan.” 

Chelsea Islan didapuk oleh UNDP Indonesia sejak tahun 2018 untuk menjadi SDGs Mover atau tokoh penggerak isu Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.
(TIN)