BEAUTY

Tren Skincare saat Pandemi, Mulai dari Bersifat Natural hingga Produk Ramah Lingkungan

Raka Lestari
Kamis 04 November 2021 / 12:02
Jakarta: Akhir-akhir ini penggunaan skincare di Indonesia mengalami peningkatan. Ada banyak sekali berbagai jenis skincare yang bisa dipilih dengan berbagai keunggulan dalam merawat kulit agar tetap sehat.

Terutama pada masa pandemi, di mana kunjungan ke tempat perawatan kecantikan berkurang, karena adanya berbagai pembatasan dalam mobilitas masyarakat.

"Sekarang di era pandemi, masyarakat lebih sadar akan kesehatan. Banyak masyarakat yang memilih produk dengan mengutamakan kesehatan," ujar dr. Arini Widodo, SpKK - Dermatologist, dalam acara peluncuran Face Republic.

Saat ini banyak masyarakat yang lebih peduli terhadap bahan-bahan yang tidak merusak kulit. Banyak juga mencari produk yang tidak bersifat toxic, natural, dan organik.

Selain itu ada juga isu perubahan iklim, sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk memilih produk yang cruelty free, ramah lingkungan, dan tidak melakukan animal testing.

"Saat pandemi juga banyak wanita terutama, yang suka menonton Drama Korea. Mereka mengidolakan orang-orang Korea dan banyak yang ingin kulitnya halus seperti orang Korea. Ingin kulit yang cerah, dengan make up yang minimalis," tambah dr. Arini.

Akan tetapi, dr. Arini menekankan bahwa ketika memilih produk skincare penting sekali untuk memerhatikan bahan-bahan produknya. Terutama bagi mereka yang memiliki masalah kulit sensitif.

"Jumlah orang yang memiliki kulit sensitif ini meningkat ya dari tahun ke tahun, tidak hanya karena pandemi saja," ujarnya.

"Ini juga karena penggunaan bahan dalam produk skincare juga meningkat. Seiring dengan perkembangan zaman juga, kita meningkatkan eksposur ke polutan, bahan kimia, dan lain-lainnya. Sehingga penting untuk memilih skincare yang lebih natural dan organik. Pilih skincare yang juga bisa melindungi dan tidak merusak skin barrier," tambah dr. Arini.

Untuk memilih skincare, dr. Arini mengatakan agar sebisa mungkin tidak memilih bahan yang berbahaya atau toksik. Pilih skincare yang sudah memiliki ijin dari BPOM. Kalau suatu produk sudah lulus uji BPOM secara umum dia aman digunakan oleh kita.

"Dan bagi beberapa orang yang mungkin kulitnya sensitif terhadap bahan tertentu, hindarilah skincare yang mengandung bahan tersebut,” tutupnya. 
(FIR)