BEAUTY

BNB Ingin Berikan Persepsi Kecantikan Baru di Indonesia

Medcom
Kamis 16 Desember 2021 / 19:00
Jakarta: Barenbliss, produk kecantikan asal Korea mengagumi kekayaan suku yang ada Indonesia. Pasalnya, hal itu membuat skin tone wanita Indonesia beraneka ragam.

Karena itulah, produk yang hadir di Indonesia sejak Agustus 2021 itu ingin mengadakan kampe "Beauty in Joy" yang ingin mengajak seluruh wanita Indonesia merayakan perbedaan identitas, kondisi, dan warna kulit mereka.
 
"Selama ini produk kecantikan Korea selalu identik dengan warna yang hanya cocok digunakan oleh warna kulit tertentu. Namun, hadirnya BNB justru kami harap dapat mengubah persepsi kecantikan yang terpatri di masyarakat. Kami sebagai brand kecantikan ingin mendobrak dan membebaskan semua orang untuk berkreasi dengan K-beauty Looks lewat produk BNB," kata Fivyola Hendra selaku Brand Operation Marketing Director BNB.

Barenbliss merupakan produk kosmetik yang diinisiasi oleh Jina Kim, seorang makeup artist ternama asal Korea Selatan. Jina Kim selalu percaya bahwa makeup selalu memiliki keajaiban dan membawa kegembiraan bagi semua wanita.

"BNB ingin menyadarkan wanita Indonesia bahwa kecantikan tidak memiliki batas. BNB sebagai merek K-Beauty di Indonesia ingin memberikan persepsi kecantikan baru lewat hadirnya berbagai produk dengan formula, tekstur, dan warna yang cocok digunakan oleh semua jenis skin tones," lanjutnya.

Bersamaan dengan kampanye itu, BNB juga mengadakan promo spesial Christmas Bundle di ecommerce  hopee Official Store barenbliss. Dengan harga promo Rp300 ribu, pembeli akan mendapatkan produk setara Rp450 ribu berupa BNB Peach Makes Perfect Lip Tint, BNB Berry Makes Comfort Lipcream, BNB Better Than Magic Eyeliner, BNB Make Me Classy Eyebrow, BNB Soul-Matte Loose Powder dan BNB Fortune Cookie Eyeshadow. Promo dapat didapatkan mulai 18 Desember 2021.

"Sejalan dengan filosofi unik BNB yakni B+N+B (Bare essentials, No harms and Bliss moments) kami berkomitmen untuk membuat produk terbaik yang selalu dapat membawa kebahagiaan," tutup Fivyola.



 
(ELG)