BEAUTY

Kandungan Tabir Surya yang Perlu Dihindari

Raka Lestari
Minggu 09 Mei 2021 / 15:00
Jakarta: Tabir surya merupakan hal yang penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Banyak orang yang menggunakan tabir surya hanya ketika berada di luar rumah, tetapi sebenarnya kamu tetap harus memakai tabir surya sekalipun berada di dalam rumah.

Dikutip dari Byrdie, menggunakan tabir surya setiap hari mengurangi munculnya penuaan, membantu meratakan warna kulit, dan bahkan beberapa orang menganggap tabir surya dapat membantu meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit yang sedang digunakan.

Dan jika ingin memilih tabir surya Preston Smith dalam "Ingredients You Should Avoid When Shopping For Sunscreen" mengatakan usahakan memilih tabir surya mineral, daripada tabir surya kimiawi, "Karena tabir surya mineral cenderung tidak diserap ke dalam tubuh dan menjadi berbahaya," tulisnya via The List. 

Menurut Enviromental Working Group (EWG) hanya dua bahan yaitu seng oksida dan titanium dioksida yang telah terbukti efektif dan aman bagi tubuh manusia.
 

Kandungan berbahaya yang perlu dihindari 


Meskipun ada beberapa bahan tabir surya yang sangat sehat untuk tubuh, beberapa bahan bisa sangat berbahaya dan harus dihindari. 


tabir surya
(Banyak ahli mengatakan menggunakan tabir surya setiap hari mengurangi munculnya penuaan dan menghindari flek. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


"Empat bahan yang sebaiknya dihindari ketika memilih tabir surya diantaranya adalah octinoxate, avobenzone, retinyl palmitate, dan oxybenzone," menurut Byride.

Smith menambahkan, bahan-bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, melawan antioksidan dalam kasus retinyl palmitate, dan bahkan dapat berdampak buruk bagi lingkungan (seperti halnya oxybenzone). 

"Bahan berbahaya lainnya yang perlu kamu waspadai adalah paraben, ftalat, microbeads, homosalate, octocrylene, quaternium-15, sodium laurel, laureth sulfate, cyclopentasiloxane, partikel nano, dan Methylisothiazolinone," jelas Smith lagi.
 

Gunakan yang mengandung SPF 


Dalam memilih tabir surya, usahakan untuk memilih tabir surya dengan kandungan SPF. Untuk rutinitas kecantikan sehari-hari, para ahli dermatologi menyarankan untuk menggunakan tabir surya dengan kandungan SPF minimal 30.  

Menurut Dr Melda Isaac, ahli dermatologi bersertifikat di Washington DC, sebaiknya kamu menggunakan tabir surya pada tahap yang paling akhir, setelah menggunakan pelembap. 

Hal ini adalah karena tabir surya yang mengandung zinc oxide dan titanium dioksida bisa membuat kulit menjadi kering. 

Jadi, jika kamu menggunakan pelembap baru kemudian menggunakan tabir surya setelahnya maka wajah tidak akan terasa lengket. 
(TIN)