BEAUTY

Kenali 6 Jenis Komponen Skincare Acids dan Manfaatnya bagi Kulit

Yuni Yuli Yanti
Rabu 26 Januari 2022 / 08:00
Jakarta: Beauty Lovers, tentu kamu sudah tidak asing dengan skincare acids seperti AHA dan BHA. Kedua senyawa asam yang kerap ada dalam kandungan produk skincare ini berfungsi sebagai eksfoliator atau pengelupasan sel kulit mati. Acids diyakini dapat memperbaiki tekstur kulit, mengangkat komedo, hingga membuat kulit kering dan kusam menjadi lebih lembap.

Nah, untuk mengenal lebih dalam tentang senyawa asam ini, terdapat enam komponen skincare acids yang paling sering menjadi bahan utama produk perawatan kulit, di seperti:

 

Asam salisilat (Salicylic acid)

Teman Gaya, pasti sudah sering mendengar tentang asam salisilat. Tapi mungkin kamu belum benar-benar tahu apa fungsinya. Senyawa ini merupakan salah satu solusi paling populer untuk jerawat. Asam salisilat memiliki sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat meredakan pori-pori tersumbat dan mengurangi pertumbuhan bakteri. Sangat cocok digunakan untuk kulit berminyak yang cenderung berjerawat. Masalah kulit seperti komedo pun dapat dicegah dengan menggunakan asam ini.

 

Asam hialuronat (Hyaluronic acid)

Setiap kali memilih produk perawatan kulit terbaru, Hyaluronic acid menjadi bahan yang paling banyak muncul di masing-masing produk. Asam hialuronat adalah humektan yang berarti menarik uap air dari udara. Senyawa ini juga membantu memperkuat penghalang kulit kita dan memberi kita kulit yang kenyal, lembut dan terhidrasi dengan baik. Istimewanya, senyawa ini cocok untuk semua jenis kulit.

 

Asam glikolat (Glycolic acid)

AHA digunakan untuk melarutkan kulit mati dengan lembut dan mengelupasnya. Menjadi exfoliator yang lebih lembut daripada scrub biasa, senyawa asam ini dapat meningkatkan produksi sel dan mencerahkan kulit. Manfaat asam glikolat sebenarnya bisa dipakai oleh siapa saja. Namun, lebih terlihat hasilnya pada Ini orang dengan kulit berjerawat dan berminyak.


(Acids diyakini dapat memperbaiki tekstur kulit, mengangkat komedo, hingga membuat kulit kering dan kusam menjadi lebih lembap. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 

Asam laktat (Lactic acid)

Tahukah kamu, Ratu Mesir Cleopatra biasa mandi susu untuk mempertahankan kelembapan kulitnya. Ia tahu susu mengandung asam laktat yang dikenal karena sifat pelembabnya. Asam laktat sangat efektif bahkan untuk kulit sensitif. Senyawa ini dapat digunakan untuk mereka yang memiliki masalah kulit kasar, kering dan bersisik.

 

Asam askorbat (Ascorbic acid)

Asam askorbat atau vitamin C adalah antioksidan kuat. Hal ini diketahui memiliki efek yang besar pada hiperpigmentasi dan kulit kusam. Disarankan untuk menggunakan vitamin C dalam bentuk serum untuk menghindari paparan cahaya. Sementara, asam askorbat dapat mengurangi stabilitasnya saat terkena sinar matahari.Senyawa ini dapat digunakan oleh semua kelompok umur dan semua jenis kulit. Namun, jika menggunakan retinoid, kamu harus menghindari vitamin C.

 

Asam oleat (Oleic acid)

Secara alami terkandung dalam minyak almond dan minyak zaitun, asam oleat dikenal karena sifat pelembabnya. Ini menyegel hidrasi di kulit sehingga memberikan tampilan yang lebih sehat.
(yyy)