BEAUTY

Benarkah Mencukur Bulu Ketiak Justru Membuatnya Lebih Cepat Tumbuh?

Raka Lestari
Jumat 21 Januari 2022 / 09:00
Jakarta: Mencukur bulu ketiak merupakan salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan seorang wanita. Pasalnya, banyak yang menganggap wanita yang tidak memiliki bulu ketiak terlihat lebih bersih dan cantik. Padahal, sebenarnya bulu ketiak memiliki beberapa manfaat. Salah satunya bisa mencegah kotoran dan bakteri agar tidak langsung terkena kulit.

Lantas, benarkah anggapan yang mengatakan bahwa kebiasaan mencukur bulu ketiak dapat membuat bulunya justru lebih cepat tumbuh. Menurut dr. Nessya Dwi Setyorini, SpDV, Dokter Spesialis Kulit, sebenarnya dicukur atau dicabut kan merupakan salah satu metode hair removal. Ada banyak cara lain seperti di laser atau waxing. 

"Cuma memang dicukur itu yang paling simpel karena hanya tinggal menggunakan gunting. Ketika ingin menghilangkan bulu ketiak pertimbangannya adalah pilih yang paling aman dan yang tidak menyebabkan masalah lain pada kulit," ujarnya dalam Peluncuran NIVEA Brightening Range 8 Superfood Deodorant, pada Kamis, 20 Januari 2022.

Lebih lanjut, dr. Nessya menambahkan mencabut atau mencukur bulu ketiak, itu biasanya menyebabkan iritasi pada kulit sehingga kulit menjadi rusak. Selain itu juga bisa menyebabkan infeksi dan ada risiko lain. Ketika mencabut bulu ketiak, ada pelepasan zat-zat yang membuat bulu semakin lebat dan tumbuh semakin cepat.


(Sebenarnya bulu ketiak memiliki beberapa manfaat. Salah satunya bisa mencegah kotoran dan bakteri agar tidak langsung terkena kulit. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


“Jadi memang benar, tindakan mencabut atau mencukur bulu ketiak itu dapat menyebabkan pelepasan zat-zat tertentu yang menyebabkan pertumbuhan bulu ketiak menjadi subur. Meskipun demikian, mencukur bulu ketiak atau tidak itu semua bergantung pada kebutuhan setiap individu," tutur dr. Nessya. 

Yang paling penting, dr. Nessya juga menyarankan agar tetap menggunakan skincare bagi kulit ketiak. Setelah mandi, sebaiknya langsung menggunakan pelembap pada bagian kulit ketiak. Ketika mandi, air masuk ke kulit. Penggunaan pelembap ini bertujuan untuk mengunci air agar tidak menguap sehingga kulit ketiak akan tetap lembap.

“Setelah pelembap, baru bisa menggunakan deodoran. Kalau pada saat mandi kita mencukur bulu ketiak, setelah pakai pelembap beri jarak beberapa jam barulah pakai deodoran pada tahap terakhir agar tidak bau badan,” tutup dr. Nessya.
(yyy)