BEAUTY

Penyebab Garis Kerutan di Leher dan Cara Mengatasinya

Raka Lestari
Selasa 14 September 2021 / 14:57
Jakarta: Kamu mungkin dapat melihat usia asli seseorang melalui lehernya. Itu karena adanya garis-garis kerutan yang biasanya terlihat pada leher. Meskipun demikian, garis-garis leher atau neck lines ini sebenarnya hal yang normal. Dan tidak apa-apa jika kamu memilikinya.
 

Penyebab hadirnya garis kerutan di leher


Ternyata garis leher disebabkan oleh kombinasi penuaan alami dan aktivitas sehari-hari yang kita lakukan. Garis horizontal di leher, menurut Dr. Joshua Zeichner, disebabkan oleh faktor yang sama yang menyebabkan kerutan di area lain di wajah.

"Melemahnya fondasi kulit, bersama dengan penyempitan otot di bawah kulit, menyebabkan lipatan kulit dan kerutan yang lama-kelamaan akan tetap ada bahkan saat kulit istirahat,” kata Dr Joshua Zeichner, dokter kulit bersertifikat dan direktur penelitian kosmetik dan klinis dermatologi di Mount Sinai Hospital, New York City.

"Semakin kita melakukan aktivitas yang mengarah pada lipatan kulit, garis dan kerutan lebih awal akan mulai terbentuk," sambungnya.

Meningkatnya penggunaan perangkat seluler telah menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai tech neck. Sekarang kita lebih sering menundukkan kepala dan melipat kulit di leher. Kemungkinan ini berkontribusi pada peningkatan garis leher yang bisa kami temukan pada pasien usia muda.
 

Cara menghilangkan garis kerutan leher


Untuk merawat garis-garis yang sudah ada, Dr Zeichner mengatakan penting untuk menggunakan produk anti-penuaan di leher selain pada wajah. Kulit di leher termasuk yang paling tipis, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan lingkungan.

Saat pagi hari, Dr Zeichner menyarankan untuk menggunakan produk dengan perlindungan antioksidan, bersama dengan tabir surya. Tabir surya mineral mencakup perlindungan antioksidan, mencerahkan niacinamide, dan tidak meninggalkan white cast.

Pada malam hari, disarankan menggunakan krim yang bisa membantu memperbaiki kerusakan kulit berbasis retinol yang diformulasikan untuk wajah, leher, dan dada. Jika ingin melakukan perawatan, laser dapat digunakan untuk merangsang kolagen dan memperkuat fondasi kulit.

Botox adalah pilihan lain, meskipun ini bukan perbaikan permanen. Suntikan botox dapat membantu mengendurkan otot-otot di bawah kulit untuk mencegah pembentukan garis.

"Saat efek Botox hilang, otot leher akan mulai mengerut lagi dan melipat kembali kulit. Efek Botox biasanya berlangsung antara tiga dan lima bulan," tutup Dr. Zeichner.
(FIR)