BEAUTY

Inilah Waktu yang Tepat untuk Potong Rambut

Raka Lestari
Rabu 17 Februari 2021 / 11:21
Jakarta: Memotong rambut adalah hal yang perlu dilakukan agar kesehatan rambut dan bentuk rambut bisa tetap terjaga. Namun, terkadang banyak orang tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memotong rambut. Apalagi jika rambut sudah terlalu panjang atau mengalami kerontokan.

"Sekalipun rambut kamu mungkin tidak bercabang, pada sebenarnya rambut kekuatan rambut mulai berkurang setiap harinya karena berbagai hal. Mulai dari kebiasaan menyisir, dan gesekan pada rambut yang bisa membuat dampak negatif pada bagian luar kutikula rambut," ujar Faith HUffnagle, direktur pendidikan di Prose.

Menurut Angela C. Styles, seorang penata rambut selebriti mengatakan, "Seseorang yang memiliki rambut bertekstur sebaiknya harus memotong rambut mereka setiap 2-3 bulan. Sedangkan untuk mereka yang memiliki rambut tidak bertekstur, pemotongan rambut dilakukan berdasarkan pada seberapa cepat rambut mereka tumbuh. Meskipun demikian, pada umumnya seseorang harus memotong rambut mereka setiap 6 - 10 minggu tetapi itu berbeda dari setiap orang."


rambut
(Penata rambut selebriti Harry Josh mengatakan memangkas rambut hanya bisa mengatasi ujung rambut yang pecah-pecah, tetapi tidak bisa mengakselerasi pertumbuhan rambut. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


"Dan yang terbaik adalah usahakan untuk memangkas rambut sebelum terjadinya tanda-tanda kerusakan pada rambut karena jika rambut sudah rusak maka itu sudah terlambat," ujar ahli rambut Philip B kepada Good Housekeeping. 

"Jika kamu bisa mencegah kerusakan rambut, dengan rutin memangkas rambut maka kamu bisa tetap menjaga rambut tetap sehat, berkilau, lembap, dan tetap bisa mengembang dengan baik."

Selain itu, ada satu hal yang harus kamu ketahui. Salah satunya adalah mitos bahwa memotong rambut akan membuatnya tumbuh lebih cepat hanyalah sebuah mitos belaka.

"Dengan memangkas rambut, tidak akan membuat rambut tumbuh menjadi lebih cepat. Memangkas rambut hanya bisa mengatasi ujung rambut yang pecah-pecah, tetapi tidak bisa mengakselerasi pertumbuhan rambut," ujar penata rambut selebriti Harry Josh.

Ia menambahkan, "Miskonsepsi ini berkembang dari gagasan bahwa dengan memangkas rambut dapat menghilangkan rambut yang rusak dan ujung rambut pecah-pecah. Akan tetapi, jika kamu mengalami kerontokan yang parah sebenarnya mungkin disebabkan karena pewarnaan rambut, pemanasan rambut, atau memiliki gaya hidup yang dapat membuat kerusakan rambut," ujar Josh.

Jadi, jika kamu menginginkan adanya ruang untuk rambut bertumbuh maka sebaiknya kamu harus menghlangkan faktor-faktor yang menyebabkan kerontokan rambut tersebut. Bukan hanya memotong rambutnya.
(TIN)