BEAUTY

Apakah Ada Dampaknya jika Menggunakan Sunscreen yang Sudah Kedaluwarsa?

Raka Lestari
Jumat 11 Desember 2020 / 08:11
Jakarta: Ketika memilih sunscreen, sebaiknya kamu memperhatikan tanggal kedaluwarsa pada kemasannya. Hal ini karena bahan akttif di dalam sunscreen akan menurun kualitasnya, seiring berjalannya waktu. Penurunan kualitas ini bisa juga terjadi, meskipun sunscreen disimpan dalam suhu ruang.

“Itulah mengapa, sunscreen seringkali harus disimpan dalam suhu ruang dan tanpa paparan cahaya yang signifikan,” kata Henry Lim, MD, dokter kulit bersertifikat di Dermatology Department of the Henry Ford Health System.

Menurut Lim, bahan aktif yang terdapat pada sebagian besar sunscreen adalah variasi cincin benzena, yang memiliki struktur stabil yang memungkinkan molekul menyerap sinar ultraviolet. Seiring waktu dan dalam kondisi ekstrem, ikatan yang menahan cincin akan mulai pecah dan senyawa tersebut tidak lagi efektif dalam memblokir sinar UV yang berbahaya.
 

Apakah ada efeknya?


“Setelah mengalami penurunan kualitas, maka sunscreen tidak lagi berfungsi dengan baik. Dan tentunya kadar SPF di dalamnya akan turun,” kata Lim.

Satu botol sunscreen dengan kandungan SPF 15 mungkin memiliki bahan aktif yang sama dengan kandungan SPF 50, tetapi botol SPF 15 memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih rendah.

“Jadi, jika kedaluwarsa, botol SPF 15 itu mungkin telah kehilangan hampir semua kemampuannya untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV,” kata Lim.

Disarankan pula, pasien untuk membeli botol sunscreen baru jika memungkinkan, untuk memastikan agar tetap mendapatkan manfaat penuh.

“Kamu bisa menggunakan sunscreen setiap hari pada musim panas, ataupun ketika sedang berada di pantai. Dan pastikan kamu mengaplikasikannya di seluruh bagian tubuh. Satu botol sunscreen sebaiknya tidak disimpan terlalu lama,” terangnya.

Lim menyarankan untuk membeli sunscreen baru setiap satu atau dua tahun sekali. Akan tetapi, penggunaan sunscreen hanyalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan dalam melindungi diri dari kerusakan kulit akibat sinar UV.

"Pakaian, topi, berada di tempat teduh, menghindari sinar matahari yang terik, dan kacamata hitam juga merupakan cara yang efektif untuk melindungi kulit," tuturnya.
(FIR)