BEAUTY

Ladies, Ini 5 Penyebab Rambut Rontok Secara Berlebihan

Raka Lestari
Rabu 12 Januari 2022 / 14:15
Jakarta: Kerontokan rambut merupakan kondisi normal yang kerap dialami setiap orang. Menurut American Academy of Dermatology, 40 persen wanita menderita kerontokan rambut yang 'terlihat' sebelum mereka berusia 40 tahun. 

Namun, bila kamu kehilangan lebih dari 100 helai rambut dalam sehari, kamu perlu periksakan ke dokter. Pasalnya, hilangnya rambut dalam jumlah tersebut berarti kamu sedang mengalami kerontokan rambut yang berlebihan. 

Melansir dari Bustle, ada lima hal yang bisa menyebabkan kerontokan rambut secara berlebihan, di antaranya: 
 

1. Perawatan rambut yang salah

Meskipun kita sering tidak memikirkannya, perawatan rambut sehari-hari yang digunakan dapat menyebabkan seeseorang mengalami kerontokan. "Mulai dari penataan rambut, penggunaan produk kimia, seperti bleaching dapat menyebabkan kerusakan rambut. Hairdryer dan catokan rambut yang panasnya terlalu tinggi, itu juga bisa menyebabkan rambut rontok," ujar Dr Jen Caudle, dokter dan associate professor di Rowan University School of Osteopathic Medicine.

 

2. Menyisir rambut terlalu kasar

"Percaya atau tidak, seseorang bisa saja menyisir secara berlebihan," kata Dr Caudle. Rambut seseorang akan kehilangan 50 hingga 100 helai rambut sehari. Untuk itu, sangat penting agar tidak menyisir rambut terlalu sering atau terlalu kasar karena hal itu justru bisa membuat rambut  kehilangan kekuatannya. 

 

3. Mengonsumsi terlalu banyak vitamin 

Mengonsumsi terlalu banyak vitamin juga dapat memiliki dampak negatif. Karena, tidak semua jenis vitamin bisa cocok pada semua orang. Misalnya, terlalu banyak vitamin A dan D, serta protein yang berlebihan bisa menjadi penyebab hilangnya rambut. Penting untuk melakukan diet sehat dengan jumlah nutrisi dan vitamin yang tepat agar rambut tetap dalam keadaan sehat.


(Hairdryer dan catokan rambut yang panasnya terlalu tinggi, itu juga bisa menyebabkan rambut rontok. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 

4. Kejadian traumatis

Seperti yang dikatakan oleh Dr Caudle, peristiwa traumatis dapat menyebabkan sejumlah besar stres yang juga dapat menyebabkan rambut rontok. Stres dapat benar-benar menyebabkan kerusakan pada semua bagian tubuh, termasuk folikel rambut. Meskipun kamu tidak akan langsung kehilangan rambut secara banyak, stres tersebut bisa membuat terjadinya penipisan rambut. 

 

5. Kondisi medis serius

Ada banyak kondisi medis yang bisa menyebabkan rambut rontok, terutama kanker yang sedang melakukan perawatan kemoterapi. Ini dapat menyebabkan kerontokan rambut.  Menurut Dr Caudle, kondisi seperti diabetes, anemia, dan tiroid yang tidak seimbang, juga menyebabkan rambut rontok. Namun, setidaknya dalam kasus tiroid, rambut dapat tumbuh kembali, setelah masalah terkendali.
(yyy)