BEAUTY

5 Kiat Mencegah Terjadinya Maskne, meski Memakai Masker

Antara
Jumat 30 Oktober 2020 / 17:05
Jakarta: Seringnya kita menggunakan masker demi pencegahan covid-19, membuat masalah baru pada wajah kita. Ya, kini ada masalah muncul dengan istilah maskne, yang merupakan gabungan antara masker dan acne (jerawat).

Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Pondok Indah - Puri Indah, dr. Sussie Rendra Sp.KK, maskne terjadi karena pemakaian masker yang berkepanjangan. Terutama juga dipicu oleh pemakaian masker berlapis.

"Mekanisme terjadinya karena udara hangat ekspirasi (udara pernapasan yang dikeluarkan), terperangkap di lingkungan yang sempit. Sehingga meningkatkan kepengapan dan menimbulkan produksi keringat berlebih," ujar Sussie dilansir dari Antara.

Terkadang, menurut dr. Sussie, jerawat yang muncul akibat alergi, atau ketidakcocokan dengan bahan masker yang digunakan, sehingga memicu rasa gatal.

Bila dirasa tak cocok dengan bahan masker, disarankan dr. Sussie agar kamu mengganti jenis masker dan merek masker dengan yang lain. Pilihlah jenis masker yang memberikan perlindungan maksimal dari virus penyebab covid-19 dan virus lainnya.

Selain itu dr. Sussie juga memberikan tips untuk mencegah terjadinya maskne meski menggunakan masker berikut ini:
 

1. Rutin mengganti masker


Disarankan mengganti masker setiap tiga hingga empat jam sekali. Sebab, uap air hasil pernapasan biasanya sudah jenuh dalam waktu tersebut, dan akan membuat semakin pengap apabila masker tetap digunakan.
 

2. Cuci muka


Bila memungkinkan, cuci muka dengan air dingin sebelum mengganti masker. Jika tidak, setidaknya menyeka wajah dengan handuk basah dingin untuk membersihkan sisa keringat dan uap air yang menempel.
 

3. Krim


Gunakanlah krim atau gel antijerawat yang biasa kamu pakai. Ingat, penggunaan krim ini dilakukan sebelum kamu memakai masker.
 

4. Jangan gunakan riasan


Saran dr. Sussie lainnya adalah terkait penggunaan riasan. Jika tak diperlukan maka jangan dipakai. Terutama foundation atau bedak padat. Pemakaian riasan berlebihan yang tebal, meski tanpa memakai masker saja sudah meningkatkan risiko jerawata karena pori-pori tertutup riasan.

"Hal ini dapat menghambat aliran lemak yang dihasilkan dan muncul sumbatan. Dengan pemakaian masker, risiko ini akan semakin tinggi. Bila memang harus berdandan, aplikasikanlah pada area mata saja," terang dr. Sussie.
 

5. Terapi


"Apabila jerawat tetap terjadi meskipun sudah menerapkan langkah di atas, cobalah dahulu krim atau gel antijerawat yang dijual secara bebas. Jika tak memberikan hasil memuaskan, segera berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan terapi terbaik untuk kulitmu," tutup dr. Sussie.

 
(FIR)