BEAUTY

Pro Kontra Mencuci Muka saat Mandi

Kumara Anggita
Jumat 02 April 2021 / 06:08
Jakarta: Ritual mandi bagi beberapa orang artinya membersihkan tubuh, keramas, dan cuci muka. Namun, kebiasaan mencuci muka ini bukanlah ide yang bagus.

Nyatanya, mencuci muka bisa memberikan sejumlah kerugian. Beberapa ahli menganggap bahwa mencuci muka saat mandi bisa berpotensi membuat kulit jadi bermasalah.

Mengutip dari Healthline, berikut alasan mengapa para ahli melarang mencuci muka saat sedang mandi:
 

Perdebatan mencuci muka


Shower air panas dapat menghilangkan minyak alami kulitmu, yang membuatnya tetap terhidrasi dan bersinar. Jika kamu menyukai mandi yang lama, kamu juga membuat kulitmu terkena suhu yang lebih panas untuk jangka waktu yang lebih lama.

Panas ekstra dapat menyebabkan iritasi yang sangat merusak kulit sensitif. Kondisi ini bisa memperburuk kondisi kulit, seperti jerawat.

Ada juga bakteri di kamar mandi yang menjadi faktor penyebabnya. Beberapa orang percaya mencuci wajah di kamar mandi membuat kulit terpapar semua hal buruk yang ada di udara kamar mandi.
 

Benarkah cuci muka saat mandi buat kulit jadi buruk


Menurut dua ahli, ini adalah mitos yang umum. Namun, kedua ahli tersebut mengatakan bahwa yang terbaik adalah berhati-hati saat mencuci muka di kamar mandi. Mendapatkan suhu air yang tepat sangat penting untuk merawat kulitmu.

“Risiko yang diduga adalah air panas membuat kulit dehidrasi, suhu panas dari air panas dan uap bisa melebar dan meletus pembuluh darah sensitif di kulit, dan bakteri di kamar mandi bisa meningkatkan risiko infeksi. Tetapi tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim ini, "kata Ivy Lee, seorang dokter kulit bersertifikat di California.

Di sisi lain, Abigail James, facialist yang tinggal di London mengatakan, sebenarnya ada beberapa manfaat dari mencuci muka di kamar mandi yang perlu juga dipertimbangkan. Uap mandi ternyata bagus untuk kulitmu.

“Uap dari shower sebenarnya bisa membantu dalam proses pembersihan wajah. Banyak perawatan wajah di seluruh dunia menggunakan uap selama bagian pembersihan wajah, karena dapat melembutkan kandungan pori-pori. Artinya pembersihan bisa lebih efektif,” katanya.

Bagi James, ini benar-benar tentang preferensi. Dia lebih suka seseorang mencuci wajah mereka di kamar mandi daripada tidak membersihkan wajah mereka sama sekali.

"Saya pribadi suka menggunakan kain untuk menghilangkan pembersih dan ini mungkin saya lakukan tidak terjadi di kamar mandi,” terang James.

Jadi intinya, temukan proses perawatan kulit yang paling sesuai untuk kamu.
(FIR)