BEAUTY

6 Cara Hilangkan Sel Kulit Mati

Kumara Anggita
Minggu 16 Mei 2021 / 16:00
Jakarta: Sel kulit mati yang menumpuk bisa membuat kulit jadi tampak kusam dan tidak enak dipandang. Untuk menyingkirkannya kamu perlu untuk mengelupasnya. Pengelupasan sendiri ada banyak jenisnya dan salah satu yang cukup aman kamu coba di rumah adalah pengelupasan manual. 

Dikutip dari Medical News Today, eksfoliasi manual melibatkan penggunaan alat atau scrub untuk mengangkat sel kulit mati dari wajah secara fisik. Berikut berbagai exfoliant yang mungkin bisa menjadi pilihan kamu seperti:
 

1. Kain lap


Menggunakan waslap adalah pilihan yang baik bagi mereka yang memiliki kulit lebih sensitif. Ambil kain lap biasa dan basahi dengan air hangat, lalu gunakan untuk menggosok kulit dengan lembut dalam lingkaran kecil. Membersihkan wajah sebelum pengelupasan mungkin juga bermanfaat karena dapat membuka pori-pori kulit.
 

2. Spons alami


Spons alami bisa bekerja dengan baik untuk mengangkat sel kulit mati di wajah. Basahi dan peras spons, lalu gunakan gerakan melingkar kecil untuk mengelupas wajah. Usahakan untuk tidak terlalu menekan kulit, karena dapat menyebabkan iritasi. 


sel kulit mati
(Scrub wajah dapat menghilangkan sel kulit mati. Sesuaikan dengan jenis kulit kamu ya. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

3. Scrub wajah


Scrub eksfoliasi adalah cara populer untuk menghilangkan sel kulit mati dari wajah. Namun, di sisi lain ini juga dapat merusak kulit karena bahan-bahannya dapat menyebabkan iritasi atau robekan mikro. Hindari produk yang mengandung hard bits yang tidak larut. 

Lulur yang dibuat oleh pabrik dari garam atau gula mudah larut dan lembut di kulit. Namun, kamu tetap harus menggunakannya dengan hati-hati dan tidak lebih dari sekali seminggu. Mereka umumnya tidak cocok untuk orang dengan kulit sensitif atau kering.

Bila kamu merasa kurang puas dengan cara ini, kamu mungkin bisa juga melakukan pengelupasan kimiawi. Pengelupasan kimiawi melibatkan penggunaan asam ringan untuk melarutkan sel kulit mati.

Sebagian besar produk yang dipasarkan untuk digunakan pada wajah mengandung exfoliant kimiawi tingkat rendah, sehingga aman digunakan oleh sebagian besar orang. 

Pengelupasan kimiawi mungkin tidak cocok untuk mereka yang memiliki kulit sensitif atau kering, karena dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi. Untuk pengelupasan kimiawi apa pun, meningkatkan penggunaan secara bertahap dapat membantu mencegah iritasi kulit. 
 

4. AHA


Beberapa bahan pengelupasan kimiawi yang umum digunakan antara lain AHA. AHA bekerja dengan cara melarutkan lapisan atas kulit untuk menampakkan sel-sel kulit baru di bawahnya.

Gunakan AHA untuk membuat pori-pori tampak lebih kecil atau untuk mengurangi munculnya garis-garis halus. Asam glikolat adalah AHA yang paling umum.
 

5. BHA


Dalam sumber sama disebutkan bahwa bahan pengelupasan kimiawi lainnya yaitu BHA. BHA menembus pori-pori untuk melepaskannya dan lebih cocok untuk jenis kulit berminyak dan kombinasi. Asam salisilat adalah BHA yang paling umum, dan ahli medis menggunakan ini untuk mengobati jerawat.
 

6. Retinol


Bahan kimiawi lainnya yaitu retinol. Retinol adalah salah satu bentuk vitamin A yang digunakan orang untuk perawatan kulit. Ini adalah exfoliant kimiawi yang kuat yang dapat diterapkan seseorang untuk mengobati jerawat.

Retinol dapat menyebabkan peradangan. Karena itu orang dengan eksim, psoriasis, atau rosacea mungkin perlu  menghindari penggunaan bahan ini.

(TIN)