foto
 

    KLHK Lepasliarkan Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

    01 Juni 2021 19:05 WIB
    Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Indonsia Power memanfaatkan momentum Hari Lahir Pancasila untuk melakukan Pelepasliaran satwa yang identik dengan Lambang Negara yaitu Burung Elang Jawa dan Elang Ular Bido di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

    “Hari ini tepat 1 Juni adalah hari lahir Pancasila, dan hari ini kita telah melepaskan burung elang untuk mengangkasa, Garudaku mengangkasa untuk menjaga Indonesia!”, seru Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Selasa, 1 Juni 2021.

    Burung Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan salah satu spesies endemic yang hanya terdapat di Pulau Jawa. Satwa yang digolongkan sebagai elang yang berukuran sedang ini dianggap identik dengan lambang Negara Republik Indonesia, yaitu Burung Garuda. Sejak tahun 1992 burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia melalui keputusan Presiden Nomor 4 tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga nasional, sebagai wakil satwa langka dirgantara.

    Sedangkan Elang ular-bido (Spilornis cheela) juga sama seperti keluarga burung pemangsa Accipitridae lainnya yang merupakan salah satu spesies puncak pada rantai makanan di dalam sebuah kawasan hutan. Keluarga ini merupakan satwa dilindungi menurut Undang-Undang No tahun 1990 yang dipertegas dalam PP No 7 tahun 1999. MI/R.Muhammad Zen

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id