foto
 

    UGM Uji Diagnostik Alat Deteksi Covid-19 Lewat Hembusan Nafas

    26 Oktober 2020 15:10 WIB
    Yogyakarta: Alat deteksi corona lewat embusan napas yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu GeNose terus berprogres. Teknologi Pengendus Covid-19 ini saat ini memasuki tahap uji diagnostik.

    Peneliti GeNose, dr Dian Kesumapramudya Nurputra menjelaskan target uji diagnostik ini bisa tercapai dalam waktu 3 pekan dengan kerjasama 9 rumah sakit. Nantinya, setiap subjek diambil 2 kali sampel nafas.

    "Uji diagnostik ini targetnya 3 minggu selesai dengan 9 rumah sakit. Kalau misalnya setiap rumah sakit mengumpulkan 200 subjek dengan pengambilan 2 kali sampel nafas menjadi 400 sampel nafas dalam waktu tiga minggu bisa tercapai," kata dr Dian usai acara Kick Off Uji Deagnostik GeNose di RSUP Dr Sardjito, Senin, 26 Oktober 2020.

    Adapun 9 rumah sakit yang menyatakan bersedia untuk ikut dalam uji diagnostik ini meliputi RSUP Dr Sardjito, RSPAU Hardjolukito, RS Bhayangkara, RSLKC Bambanglipuro, RSA UGM, RST Soetarto. Kemudian beberapa rumah sakit di luar DIY meliputi RST Dr Soedjono (Magelang), RSUD Syaiful Anwar (Malang), dan RS Bhayangkara (Jakarta).

    Menurut dr Dian, dalam uji diagnostik ini pihaknya menguji mesin dengan kondisi sekarang apakah bisa atau tidak mendeteksi Covid-19. Tentu hasilnya akan dibamdingkan dengan uji swab PCR.

    Ia menjelaskan, untuk bisa dikatakan setara dengan uji PCR, maka sensitivitas mesin harus berada di atas 97 persen. ANTARA Foto/Andreas Fitri Atmoko

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id