foto
 

    Tim SAR Berburu dengan Waktu Mencari Korban Gempa di Antara Reruntuhan Bangunan

    16 Januari 2021 19:23 WIB
    Mamuju: Tim penyelamat bergegas untuk menemukan korban yang terkubur reruntuhan bangunan, setelah gempa bumi dahsyat melanda Majene, Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat, 15 Januari 2021 dini hari kemarin.

    Hingga Sabtu, 16 Januari 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Sulawesi Barat sebanyak 46 orang, yang terdiri atas sembilan korban di Majene dan 37 korban di Mamuju.

    Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Dr Raditya Jati, mengatakan gempa juga mengakibatkan sebanyak 15.000 jiwa terdampak dan mengungsi. "Sebanyak 10 titik pengungsian di Majene dan lima titik pengungsi di Mamuju," katanya.

    Selain korban jiwa, gempa bumi dengan magnitudo 6,2 tersebut mengakibatkan 826 jiwa mengalami luka-luka yang terdiri dari Majene sebanyak 637 jiwa dan Mamuju sebanyak 189 jiwa.

    Gempa juga mengakibatkan kerugian materiil yakni satu unit kantor Danramil rusak, satu unit fasilitas kesehatan rusak, 415 rumah rusak, dan satu minimarket rusak di Kabupaten Majene. Sementara di Kabupaten Mamuju mengakibat satu unit hotel rusak, satu minimarket rusak, satu unit kantor Gubernur Sulbar, dua unit fasilitas kesehatan, satu unit jembatan rusak, dan satu unit pelabuhan rusak.

    Gempa tersebut juga mengakibatkan tiga titik jalan di Majene putus, jaringan listrik padam dan jaringan seluler putus. Saat ini, listrik dan jaringan seluler kembali pulih. Untuk jalan juga sudah bisa dilalui.

    Dia menambahkan BNPB memberikan bantuan dana sebesar Rp4 miliar, delapan set tenda isolasi, 19 set tenda pengungsi, lima unit light tower, 2.004 makanan tambah gizi, 2.004 makanan siap saji, 500 paket baby kit, 500.000 masker kain, 200 unit velbed, 700 lembar selimut dan empat unit heli dikerahkan.

    Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan yakni sembako, selimut dan tikar, tenda pengunsi, pelayanan medis, masker, alat komunikasi, terpal, alat eskavator, air dan sanitasi, protokol kesehatan belum diterapkan di pengungsian, dan APD untuk petugas. AFP PHOTO/Hariandi Hafid/Ola Gondronk/Muhammad Rifki/Firdaus

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id