foto
 

    Nurhadi dan Menantunya Ditahan di Gedung C1 KPK

    02 Juni 2020 15:44 WIB
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono di Rutan Kavling C1, Gedung KPK lama, Jakarta, terhitung mulai hari ini, Selasa, 2 Juni 2020 hingga 20 hari mendatang guna kepentingan penyidikan.

    "Penahanan rutan dilakukan kepada dua tersangka tersebut selama 20 (dua puluh) hari pertama terhitung sejak tanggal 2 Juni 2020 sampai dengan 21 Juni 2020, masing-masing di Rumah Tahanan KPK Kavling C1," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Juni 2020.

    Seperti diketahui, KPK telah menangkap Nurhadi dan Rezky di salah satu rumah di Simprug, Jakarta Selatan, Senin, 1 Juni 2020 malam.

    Selain menangkap keduanya, tim KPK juga membawa barang bukti hasil penggeledahan di rumah tersebut. "KPK langsung melakukan penggeledahan dan membawa barang-barang yang ada kaitannya dengan perkara, sampai saat ini masih diperiksa," ungkap Ghufron.
     
    Nurhadi dan Rezky bersama Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di MA pada tahun 2011-2016 pada 16 Desember 2019. Ketiganya telah dimasukkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 11 Februari 2020.

    Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Untuk tersangka Hiendra belum tertangkap dan tim KPK masih memburunya. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id