foto
 

    Tim DVI Terima 40 Sampel DNA untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

    11 Januari 2021 11:48 WIB
    Jakarta: Tim DVI telah menerima 40 sampel DNA dari pihak keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Senin, 11 Januari 2021. 

    Sampel DNA itu terdiri dari 14 sampel didapatkan di RS Kramat Jati, 24 sampel didapatkan dari Pontianak, satu sampel dari Jawa Timur dan satu sampel dari Sulawesi Selatan.

    Untuk mengidentifikasi korban, Tim DVI melakukan pencocokan data antemortem (data yang didapat sebelum korban meninggal dunia) dan data postmortem (data yang didapat setelah korban meninggal dunia).

    Data anteortem berupa data fisik korban, seperti nama, umur, berat badan, tinggi badan, pakaian, dan aksesori. Data postmortem berupa data fisik lewat identifikasi personal, berupa sidik jari, golongan darah, ciri-ciri korban secara spesifik, hingga konstruksi gigi geligi.

    Sebanyak 16 kantong jenazah korban Sriwijaya Air dan tiga kantong properti pun telah diserahkan ke Tim DVI guna diidentifikasi.

    Proses identifikasi korban Sriwijaya Air akan dimulai hari ini, sembari mengumpulkan data dari pihak keluarga. AFP Photo/Bay Ismoyo

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id