foto
 

    BNPB Sebut Banjir Bandang NTT Terbesar dalam 1 Dekade Terakhir

    07 April 2021 21:09 WIB
    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, banjir bandang yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan bencana alam yang mempunyai dampak paling besar dalam 10 tahun terakhir di provinsi tersebut.

    "Rekam sejarah 10 tahun yang pernah terjadi juga mungkin (2021) ini adalah dampak yang paling besar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui konferensi televideo, Rabu, 7 April 2021.

    Menurut Raditya, banjir besar pernah terjadi di NTT pada 3 November 2010 di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Peristiwa ini mengakibatkan 31 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 27 luka-luka, dan 159 rumah rusak.

    Kemudian, pada tahun 2011 sempat terjadi banjir di Kabupaten Belu yang mengakibatkan 3.277 rumah dan 14 fasilitas umum rusak.

    Sebelumnya diberitakan, BNPB melaporkan data korban banjir hari ini per pukul 14.00 WIB. Tercatat ada 124 orang meninggal dan 74 orang hilang akibat bencana banjir bandang di NTT. 

    Korban jiwa yang meninggal akibat banjir bandang tersebar dari Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sabu Raijua, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Ende. 

    Selain itu, sekitar 688 rumah rusak berat akibat banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian, 272 rumah rusak sedang, 154 rumah rusak ringan. 

    Sedangkan, tercatat 1.962 rumah yang terdampak banjir bandang di NTT. Ia juga mengatakan sebanyak 87 fasilitas umum terdampak bencana banjir bandang di NTT. Kemudian, ada 24 fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat.

    Adapun penyebab banjir bandang serta tanah longsor yang menimpa wilayah NTT adalah intensitas hujan yang tinggi dan badai siklon tropis seroja. AFP Photo/BASARNAS/Handrianus Emanuel/Alfred Ike Wurin

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id