foto
 

    Tersangka Kasus Gratifikasi Eks Bupati Malang Ditahan KPK

    30 Juli 2020 21:30 WIB
    Jakarta: KPK menahan tersangka gratifikasi mantan Bupati Malang Rendra Kresna, Eryk Armando Talla. Eryk akan ditahan selama 20 hari pertama.

    Eryk ditahan di Rutan KPK cabang di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Alex mengatakan Eryk terlebih dahulu menjalani protokol kesehatan penanganan Covid-19.

    Dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kamis, 30 Juli 2020, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan Eryk ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 30 Juli 2020 sampai 18 Agustus 2020.

    Eryk turut dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. Ia terlihat memakai rompi tahanan dan berdiri menghadap ke dinding.

    Eryk diduga bersama-sama Rendra menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan yang berlawanan dengan kewajiban RK selaku Bupati Kabupaten Malang. Total penerimaan gratifikasi oleh RK dari 2010 hingga 2018 bersama-sama dengan Eryk berjumlah sekitar Rp 7,1 miliar.

    Dalam kasus ini, Eryk ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi bersama eks Bupati Malang Rendra Kresna pada 11 Oktober 2018. Selain soal gratifikasi, Rendra juga jadi tersangka kasus suap berkaitan dengan penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

    Suap tersebut diduga diterima dari pihak swasta bernama Ali Murtopo. Total suap diduga berjumlah Rp 3,45 miliar.

    Dalam perkara suap, Rendra Kresna divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Rendra menjadi terdakwa karena terlibat kasus suap Rp 7,5 miliar. ANTARA Foto/M Risyal Hidayat

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id