foto
 

    Bentrok di Perbatasan Azerbaijan-Armenia, Belasan Tentara Tewas

    15 Juli 2020 09:41 WIB
    Baku/Yerevan: Sedikitnya 11 tentara dan seorang warga tewas dalam bentrokan pasukan Azerbaijan dan Armenia di perbatasan, Selasa, 14 Juli 2020 waktu setempat. Dua negara saling tuding pasukan masing-masing telah masuk melanggar batas wilayah.

    Azerbaijan dan Armenia, dua republik bekas Uni Soviet, kerap bersitegang di daerah Nagorno-Karabakh, wilayah di Azerbaijan yang banyak dihuni penduduk keturunan Armenia. Namun, bentrokan terbaru itu terjadi di sekitar Tavush, wilayah perbatasan di timur laut Armenia. Tavush berjarak sekitar 300 kilometer (190 mil) dari Nagorno-Karabakh.

    Penjaga perbatasan dua negara itu adu tembak, Minggu, 12 Juli 2020, dan berlanjut sampai Selasa. Armenia dan Azerbaijan saling tuding masing-masing tentaranya langgar kesepakatan gencatan senjata dan mulai menembak.

    Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menuduh pemimpin di Armenia menyulut provokasi.

    Sementara itu, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa pemimpin Azerbaijan akan bertanggung jawab terhadap akibat yang tak diperkirakan dari situasi di kawasan yang tidak stabil tersebut.

    Sementara itu Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) meminta Azerbaijam dan Armenia membuka dialog demi mencegah konflik lebih luas. OSCE merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang keamanan dan telah lama berupaya mencari solusi bagi konflik dua negara.

    Nagorno-Karabakh, salah satu daerah pegunungan di Azerbaijan, dihuni oleh sebagian besar penduduk keturunan etnis Armenia. Armenia memproklamasikan kemerdekaannya saat konflik pecah di tengah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991.  

    Meskipun dua negara sepakat gencatan senjata pada 1994, Azerbaijan dan Armenia kerap menuduh satu sama lain terlibat aksi penembakan di sekitar Nagorno-Karabakh dan di sepanjang perbatasan dua negara.

    Konflik di Nagorno-Karabakh memicu kekhawatiran komunitas internasional, salah satunya karena menjadi ancaman bagi stabilitas di kawasan. Pasalnya, wilayah tersebut jadi jalur untuk pipa gas minyak dan gas yang menjadi persediaan sejumlah pasar dunia. AFP PHOTO/Azerbaijani Defence Ministry

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id