foto
 

    Kasus Korona Melonjak, Sejumlah Negara Kembali Lockdown

    05 Januari 2021 22:17 WIB
    Jakarta: Melonjaknya kasus infeksi ditambah munculnya varian baru virus korona membuat beberapa negara kembali memberlakukan kebijakan lockdown. 

    Negara pertama Inggris. Setelah meluncurkan vaksin virus Corona Oxford-AstraZeneca, Inggris akan segera menerapkan kebijakan lockdown lagi. Keputusan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Boris Johnson pada Senin, 4 Januari 2021, waktu setempat.

    Berdasarkan keputusan yang diumumkan tersebut, seluruh wilayah Inggris akan ditutup atau lockdown mulai Rabu, 6 Januari 2021. Temuan strain baru Korona menyebabkan Covid-19 lebih cepat menyebar ke seluruh Inggris.

    Selain Inggris, Lebanon juga mengumumkan kebijakan lockdown penuh selama tiga minggu, termasuk jam malam, untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut. Hal ini dilakukan karena rumah sakit di negara tersebut sudah menghadapi krisis keuangan. Menteri Kesehatan yang tengah menjabat saat ini, Hamad Hasan mengatakan lockdown akan dimulai pada Kamis, 7 Januari hingga 1 Februari 2021. 

    Lebanon mengumumkan lockdown selama tiga minggu, untuk membendung peningkatan infeksi COVID-19 yang mengancam rumah sakit di negara yang sudah menghadapi krisis keuangan. Lockdown ini juga mencankup jam malam dari pukul 6 sore sampai 5 pagi. 

    Ibu Kota China, Beijing, juga tengah mengalami kondisi darurat akibat Covid-19. Hal ini memaksa sebagian wilayah di sana untuk menerapkan lockdown. 

    Pada Selasa, 29 Desember 2020, lalu, pemerintah setempat mengumumkan akan menutup 10 area di Beijing. Sejak 18 Desember lalu, di wilayah tersebut juga telah ditemukan kasus baru yang terdiri dari 16 kasus infeksi dan tiga kasus asimtomatik. Dengan berlakunya kebijakan lockdown ini, semua pertemuan skala besar seperti pameran kuil dan acara olahraga dibatalkan. Jumlah penumpang transportasi umum juga dibatasi. 

    Pemerintah Thailand juga memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown Kota Bangkok, akibat adanya lonjakan kasus virus Korona. Sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut juga ditutup sementara selama dua pekan. 

    Kebijakan lockdown nasional dan pembatasan jam malam di wilayah ini rencananya akan mulai diberlakukan pada 4 Januari hingga 1 Februari 2021.

    Pemerintah Jerman juga memutuskan untuk melakukan lockdown lagi mulai Desember 2020 hingga Januari 2021. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya lonjakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. 

    Selama lockdown, hanya toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek yang diperbolehkan beroperasi, sementara bank masih diizinkan buka hingga 16 Desember. Untuk salon rambut dan kecantikan, studio tato, hingga sekolah diwajibkan tutup. AFP Photo


    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id