comscore
foto
 

    Pemerintah Taliban Kembali Terbitkan Paspor Afghanistan

    18 Desember 2021 17:59 WIB
    Jakarta: Otoritas Taliban Afghanistan mengatakan Sabtu, 18 Desember 2021, akan melanjutkan penerbitan paspor di Kabul. Hal ini memberikan harapan kepada warga yang merasa terancam hidup di bawah kekuasaan Islam.

    Ribuan warga Afghanistan telah mengajukan permohonan dokumen perjalanan baru untuk menghindari krisis ekonomi dan kemanusiaan yang berkembang yang digambarkan oleh PBB sebagai krisis kelaparan.

    "Pihak berwenang akan mulai mengeluarkan dokumen perjalanan mulai Minggu di kantor paspor Kabul," kata Alam Gul Haqqani, kepala departemen paspor di kementerian dalam negeri.

    Taliban berhenti mengeluarkan paspor tak lama setelah 15 Agustus mereka kembali berkuasa, ketika puluhan ribu orang bergegas ke satu-satunya bandara di Kabul dalam upaya untuk mengejar penerbangan internasional yang dapat mengevakuasi mereka.

    Pada bulan Oktober pihak berwenang membuka kembali kantor paspor di Kabul hanya untuk menangguhkan pekerjaan beberapa hari kemudian karena membanjirnya ribuan aplikasi menyebabkan peralatan biometrik yang digunakan di sana rusak.

    "Semua masalah teknis sekarang telah diselesaikan," kata Haqqani, seraya menambahkan bahwa awalnya dokumen perjalanan akan diberikan kepada mereka yang sudah melamar sebelum kantor menghentikan pekerjaannya. "Aplikasi baru akan diterima mulai 10 Januari," katanya.

    Penerbitan paspor dipandang sebagai ujian komitmen Taliban kepada masyarakat internasional untuk mengizinkan orang-orang yang memenuhi syarat untuk pergi di tengah krisis kemanusiaan yang berkembang.

    Taliban mendesak para donatur untuk mengembalikan bantuan miliaran dolar yang ditangguhkan. Pemotongan bantuan secara tiba-tiba merupakan kejutan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi ekonomi yang telah dilanda kekeringan dan perang selama beberapa dekade.

    Krisis telah memaksa banyak orang di ibu kota untuk menjual barang-barang rumah tangga untuk membeli makanan bagi keluarga mereka.

    Penerbangan internasional, terutama ke Dubai dan Abu Dhabi, perlahan-lahan dibuka kembali di bandara Kabul setelah fasilitas itu dihancurkan pada Agustus ketika kerumunan orang berebut untuk mengungsi. AFP PHOTO/Mohd Rasfan

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id