comscore
foto
 

    Foto: Menlu RI-AS Lakukan Pertemuan Bilateral

    14 Desember 2021 15:55 WIB
    Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Amerika Serikat Antony Blinken di Kantor Kemenlu Jakarta, Selasa, 14 Desember 2021.

    Pertemuan bilateral tersebut membahas penguatan kerja sama antar-kedua negara serta membahas berbagai isu kawasan dan global.

    "AS adalah mitra strategis Indonesia. Dengan banyaknya shared values yang dimiliki oleh kedua negara, diyakini kerja sama konkret kemitraan strategis akan terus menguat," kata Retno Marsudi.

    Dalam kesempatan tersebut, kedua negara menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU) di bidang maritim, pendidikan, dan Peace Corps Program yang digagas AS untuk meningkatkan hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact).

    Perpanjangan MoU kerja sama maritim yang akan berlaku sampai 2026 itu antara lain mencakup kerja sama keamanan maritim, sumber daya kelautan, konservasi dan pengelolaan perikanan, serta keselamatan dan navigasi maritim.

    "Sementara guna memperkuat kerja sama di bidang keamanan, kita sepakat membentuk mekanisme dialog 2+2 Kemlu dan Kemhan di tingkat pejabat senior," kata Retno.

    Selain itu, Indonesia dan AS juga menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Angka perdagangan bilateral Indonesia-AS mencapai USD29,6 miliar (sekitar Rp424 triliun) pada Januari-Oktober 2021, atau naik 33,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Tahun 2020, investasi AS di Indonesia tercatat 749,7 juta dolar (sekitar Rp10,7 triliun). Sementara pada periode Januari-September 2021, nilai investasi tersebut sudah mencapai 1,3 miliar dolar (sekitar Rp18,6 triliun), yang berarti meningkat 73 persen walaupun masih dalam hitungan sembilan bulan.

    "Indonesia juga telah menyampaikan harapan kiranya fasilitas GSP tetap dapat diberikan oleh AS. Kesempatan investasi di Indonesia sangat terbuka lebar, baik di bidang kesehatan, digital, dan transisi energi," tutur Retno.

    Ia mengacu pada Generalized System of Preferences (GSP), yaitu program pembebasan tarif bea masuk yang diberikan AS bagi negara-negara berkembang.

    Sebagai tindak lanjut dari Supply Chain Summit di Glasgow, konferensi tingkat tinggi yang diikuti Presiden RI Joko Widodo atas undangan Presiden AS Joe Biden, Indonesia mengusulkan pembentukan Gugus Tugas Rantai Pasokan (Task Force on Supply Chain).

    Di bidang pembangunan, Indonesia mengapresiasi komitmen AS dalam Millennium Challenge Corporation (MCC) Compact-2 untuk proyek pembangunan berkelanjutan di Indonesia yaitu pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi, akses pendanaan serta kesetaraan gender dan pendanaan bagi UMKM perempuan.

    Dalam pertemuan dengan Menlu Blinken, Menlu Retno secara khusus menyampaikan apresiasi atas dukungan AS bagi Indonesia selama menghadapi pandemi covid-19, termasuk sumbangan 25,4 juta dosis vaksin yang diberikan AS kepada Indonesia melalui Fasilitas COVAX.

    "Masih di bidang kesehatan, untuk jangka panjang Indonesia berharap kedua negara dapat mengembangkan kerja sama pengembangan vaksin teknologi mRNA," ujar Retno.

    Kunjungan Menlu Blinken ke Indonesia pada 13-14 Desember 2021 ditujukan untuk menegaskan kemitraan strategis RI-AS serta arti penting kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

    Di Jakarta, Blinken antara lain bertemu dengan Presiden Jokowi, Menlu Retno Marsudi, serta menyampaikan pidato soal kebijakan AS di Universitas Indonesia. AFP PHOTO/Olivier Douliery

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id