foto
 

    PM Trudeau Sampaikan Duka pada Temuan 215 Jasad Anak Suku Asli

    02 Juni 2021 16:08 WIB
    Jakarta: Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyampaikan duka mendalam atas temuan 215 jasad anak suku asli di sebuah sekolah dan asrama tua di British Coumbia.

    Penemuan itu memicu kemarahan, mendorong sejumlah orang di Kanada melakukan protes dengan meletakkan sepatu anak-anak dan mainan di sebuah tugu peringatan.

    "Sebagai seorang ayah, saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya anak-anak saya meninggalkan saya," ujar Trudeau, Selasa, 1 Juni 2021, dalam keterangan persnya.

    Trudeau menyebut pemerintah Kanada akan berpihak dan mendukung keberadaan masyarakat suku asli, dan meminta para menteri untuk memberikan bantuan.

    "Selanjutnya yang perlu kita lakukan untuk mendukung (sekolah dan perumahan) penyintas dan komunitas suku asli." ujar Trudeau.

    "Kanada akan berada di sana untuk mendukung komunitas suku asli, kami akan melihat sejauh mana trauma ini dan mencoba memberikan kesempatan bagi keluarga dan komunitas adat untuk pulih." lanjutnya.

    Menurut Tk'emlups te Secwepemc Nation, jasad ratusan anak tersebut adalah siswa Kamloops Indian Residential School yang ditutup pada 1978. Sekolah tersebut merupakan sekolah asrama terbesar di Kanada.

    Sekolah tersebut dikelola oleh gereja Katolik atas nama pemerintah Kanada dari tahun 1890 hingga 1969, sebelum Ottawa mengambil alih pemerintahan dan menutupnya satu dekade kemudian.

    Sementara itu, data resmi hanya mencatat 50 kematian di sekolah tersebut. Sistem sekolah asrama atau boarding Kanada memang telah lama dikritik. Model sekolah tersebut sudah dihentikan.

    Sejauh ini, ditemukan lebih dari 4.100 anak meninggal saat bersekolah di residential school di Kanada. 215 jasad anak yang baru-baru ini ditemukan diyakini belum termasuk dari ribuan anak yang meninggal tersebut.

    Sistem sekolah tersebut dinilai secara paksa memisahkan anak-anak suku asli Kanada dari keluarga mereka. Sebuah penyelidikan selama enam tahun menganggap sistem sekolah tersebut merupakan "genosida budaya".

    Trudeau mengaku amat terpukul terhadap apa yang harus dialami oleh komunitas suku asli selama ini, dan menyebut negara akan berpihak pada keberadaan mereka. AFP Photo/Dave Chan

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id