comscore
foto

Aksi Protes Jam Malam di Belanda Kembali Ricuh

26 Januari 2021 20:44 WIB
Amsterdam: Polisi anti huru-hara di Belanda kembali bentrok dengan para pengunjuk rasa yang menentang kebijakan jam malam sejak kericuhan dimulai akhir pekan lalu, Selasa, 26 Januari 2021.

Belanda menerapkan jam malam pertama sejak Perang Dunia Kedua, menyusul peringatan dari National Institute for Health (RIVM) atas gelombang baru infeksi virus corona karena kemunculan "varian Inggris".

Menurut media setempat, lebih dari 150 orang ditangkap. Di Rotterdam, kepolisian melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata, setelah perintah darurat yang dikeluarkan wali kota gagal menenangkan para pengunjuk rasa.

Perdana Menteri (PM) Mark Rutte mengutuk kerusuhan-kerusuhan ini dengan sebutan "kekerasan kejahatan murni".

Kasus Covid-19 di Belanda tercatat mendekati angka satu juta sejak pertama kali wabah menyebar, dengan jumlah kematian 13.500 jiwa, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Aksi kekerasan terjadi di sejumlah kota pada Senin kemarin. Kepolisian anti huru-hara bentrok dengan para pengunjuk rasa di Amsterdam serta di Rotterdam, Amersfoort dan Geleen.

Aksi pembakaran dilakukan di jalan-jalan Den Haag, di mana polisi dengan menggunakan sepeda berusaha menghalau sekelompok orang yang melemparkan batu dan kembang api.

Sejumlah penangkapan terjadi di Amsterdam setelah adanya laporan terjadi pengrusakan yang lebih parah.

Kerusuhan yang terjadi sejak Minggu kemarin digambarkan kepolisian Belanda sebagai kerusuhan terburuk selama empat dekade terakhir.

Pusat pengujian Covid-19 juga dibakar pada Sabtu malam di desa Urk sebelah utara, kata pihak berwenang. AFP Photo/Marco de Swart

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id