foto
 

    536 Orang Meninggal dalam Aksi Kudeta Militer Myanmar

    01 April 2021 23:07 WIB
    Bangkok: Organisasi hak asasi manusia (HAM) berbasis di Thailand, Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) menyebut setidaknya 536 orang telah tewas dalam gelombang demonstrasi menentang kudeta di Myanmar. Krisis yang kian mendalam menyebabkan warga Negeri Seribu Pagoda juga mengungsi.

    "Ada baku tembak tadi malam dan dua pria dilaporkan ditembak mati oleh pasukan junta ketika kendaraan militer diblokir di jalan menuju kota Kalay dari kotapraja Gantgaw, Wilayah Magwe," kata AAPP dalam sebuah pernyataan pada Kamis, 1 April 2021. 

    AAPP mengatakan koalisi kelompok etnis bersenjata di Myanmar telah membuat pernyataan menentang kudeta. Hal itu telah memicu konfrontasi di beberapa daerah termasuk di negara bagian Kachin dan Kayin. "Penduduk terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan beberapa terluka, bahkan terbunuh," ucapnya. 

    Sementara itu utusan PBB untuk Myanmar telah meminta Dewan Keamanan turun tangan menangani krisis di Myanmar. Hal itu perlu dilakukan guna mencegah peang saudara dan pertumpahan darah lebih lanjut. AFP Photo/STR

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id