foto
 

    23 Ribu Tahanan Dibebaskan dari Penjara Myanmar

    18 April 2021 13:46 WIB
    Yangon: Junta militer Myanmar membebaskan 23.184 tahanan dari penjara di seluruh negeri pada hari Sabtu, 17 April 2021, di bawah amnesti Tahun Baru. Namun tidak diketahui pasti apakah ada aktivis yang dibebaskan terkait demo antikudeta.

    Sabtu lalu adalah hari pertama Tahun Baru tradisional di Myanmar. Aktivis pro-demokrasi menyerukan pembatalan perayaan tahun ini dan sebaliknya meminta orang-orang fokus pada kampanye untuk memulihkan demokrasi di Myanmar.

    "Para tahanan ini kebanyakan dari sebelum 1 Februari tetapi ada juga beberapa yang dipenjara setelahnya," kata juru bicara Departemen Penjara Kyaw Tun Oo.

    Saat ditanya apakah ada dari yang dibebaskan berkaitan dengan protes antikudeta, Kyaw Tun Oo mengatakan tidak memiliki rincian terkait amnesti tersebut.

    Menurut Asosiasi untuk Tahanan Politik (AAPP) meski militer membebaskan ribuan tahanan, mereka masih mencari 832 orang dengan surat perintah sehubungan dengan protes antikudeta.

    Sekitar 200 orang public figure, termasuk beberapa selebritas internet, aktor dan penyanyi yang menentang kudeta, dicari dengan tuduhan mendorong perbedaan pendapat. Mereka terancam dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

    Media lokal melaporkan dua orang public figure yang dicari, pasangan suami istri sutradara Christina Kyi dan aktor Zenn Kyi, ditahan di bandara Yangon pada Sabtu, 17 April 2021, saat mencoba pergi ke Bangkok, Thailand. AFP Photo/STR

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id