foto
 

    Sri Lanka Selamatkan 120 Paus Terdampar

    04 November 2020 13:17 WIB
    Kolombo: Sri Lanka telah menyelamatkan sekitar 120 paus pilot yang terdampar massal di pantai di Panadura, sekitar 25 kilometer (15 mil) selatan Ibu Kota Kolombo, Senin, 2 November 2020.

    Tiga paus pilot dan satu lumba-lumba mati karena luka-lukanya.

    Sejumlah paus mulai terdampar pada sore hari dan jumlahnya terus membengkak menjadi lebih dari 100 saat senja, membuat sukarelawan lokal kewalahan, kata warga Pathum Hirushan kepada AFP.

    "Beberapa nelayan dari daerah itu mencoba mendorong kembali paus. Lautnya dengan ombak besar akan membawa mereka kembali ke pantai," kata Hirushan. "Itu sangat melelahkan, tapi kemudian angkatan laut datang dengan perahu mereka dan bekerja sepanjang malam."

    Angkatan laut dan penjaga pantai, serta belasan sukarelawan, dapat memindahkan mamalia lain ke perairan yang lebih dalam dengan bantuan kapal patroli kecil pada  Selasa, 3 November 2020 jelang fajar, juru bicara angkatan laut Indika de Silva mengatakan kepada AFP.

    Paus pilot - yang dapat tumbuh hingga enam meter (20 kaki) panjang dan berat satu ton - sangat sosial.

    Penyebab terdampar massal paus-paus pilot tersebut tidak diketahui, meskipun para ilmuwan mempelajari fenomena tersebut selama beberapa dekade.

    Kepala dokter hewan departemen satwa liar Tharaka Prasad mengatakan kepada AFP bahwa otopsi telah dilakukan terhadap paus yang mati itu dan para pejabat "puas karena mereka disorientasi".

    Dia memuji penyelamatan tersebut sebagai salah satu yang paling sukses di dunia. AFP PHOTO/Lakruwan Wanniarachchi

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id