comscore
foto

Foto: Bantuan untuk Korban Gempa Afghanistan Mulai Mengalir

25 Juni 2022 11:18 WIB
Jakarta: Bantuan mengalir ke desa-desa yang hancur akibat diguncang gempa di bagian-bagian terpencil Afghanistan pada hari Jumat, 24 Juni 2022 waktu setempat. Sementara itu ribuan warga mengalami kekurangan makanan, tempat tinggal, dan air, tiga hari setelah gempa paling mematikan melanda negara itu dalam beberapa dasawarsa.

Gempa berkekuatan 5,9 pada Rabu, 22 Juni 2022, melanda sepanjang perbatasan dengan Pakistan, ketika orang-orang tidur, menewaskan lebih dari 1.000 dan membuat ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Bantuan mulai mengalir di beberapa daerah. Beberapa truk dari Program Pangan Dunia PBB masuk ke desa Wuchkai Jumat pagi, untuk mendistribusikan tenda dan jatah darurat. Sementara dua truk dari Doctors Without Borders juga tiba dengan pasokan medis.

Mohammad Amin Huzaifa, kepala informasi untuk provinsi Paktika, mengatakan hujan lebat dan banjir menghambat upaya untuk menjangkau mereka yang terkena dampak. Komunikasi juga terganggu karena gempa itu merobohkan menara telepon seluler dan kabel listrik.

Beberapa desa telah rata dengan tanah di beberapa distrik yang terkena dampak terburuk, di mana para penyintas mengatakan mereka bahkan berjuang untuk menemukan peralatan untuk menguburkan keluarga mereka yang meninggal dunia.

"Tenda, makanan, dan tepung yang kami terima selama beberapa hari tidak cukup," kata Raqim Jan, 23, di dekat reruntuhan rumahnya di distrik Gayan.

"Saat ini musim panas, terlalu panas. Dalam dua bulan akan menjadi musim dingin, dan kita akan menghadapi cuaca dingin yang parah. Jika mereka dapat memperbaiki atap dan rumah, itu akan sangat membantu."

Daerah itu masih diguncang gempa susulan yang membuat penduduk setempat ketakutan berlarian untuk mencari tempat berlindung.

Satu gempa susulan Jumat pagi menewaskan lima orang, menurut Maqbool Luqmanzai, direktur kesehatan di distrik Gayan.

Gempa bumi melanda daerah-daerah yang sudah terkena dampak hujan deras, menyebabkan bebatuan dan tanah longsor yang menyapu dusun-dusun yang bertengger di lereng gunung. AFP PHOTO/Zahrah Nabi/Ahmad Sahel Arman

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id