foto
 

    Fakta-fakta Menarik dari Pemakaman Pangeran Philip

    18 April 2021 07:37 WIB
    Windsor: Prosesi pemakaman Pangeran Philip berlangsung dengan sederhana dan khidmat di Kapel St George, London, Sabtu, 17 April 2021, waktu setempat. Pangeran Philip disebut meninggal di usianya yang ke 99 tahun.

    Meninggal di tengah kondisi pandemi dan ada masalah di internal keluarga kerajaan, membuat pemakamannya sedikit berbeda. Berikut beberapa fakta menarik dalam acara pemakaman Duke of Edinburgh tersebut:

    1. Hanya dihadiri 30 pelayat

    Prosesi pemakaman suami Ratu Elizabeth II yang bergelar Duke of Edinburgh hanya diikuti 30 orang, termasuk tiga kerabat dari Jerman. Proses pemakaman juga dihadiri langsung oleh Ratu Elizabeth II.

    Namun lebih dari 700 personel Angkatan Bersenjata dari Royal Navy, Royal Marines, British Army, dan Royal Air Force akan memberikan dukungan seremonial selama pemakaman.

    2. Pangeran Harry berkumpul lagi dengan keluarga kerajaan.

    Pangeran Harry, yang memutuskan keluar dari anggota keluarga kerajaan Inggris, hadir di pemakaman kakeknya itu. Ia datang sendiri sementara istrinya, Meghan Markle, menyaksikan upacara pemakaman dari rumahnya di California.

    Pangeran Harry dan kakaknya, Pangeran William, ikut mengiringi saat peti mati Duke of Edinburgh dibawa ke Kastil Windsor untuk dimakamkan. Dalam prosesi iring-iringan ini, keduanya berada di baris ketiga di belakang peti.

    3. Keluarga kerajaan tidak memakai seragam militer

    Sedikit melanggar tradisi, anggota keluarga kerajaan tidak mengenakan seragam militer dan sebaliknya mereka mengenakan jas dengan medali saat menghadiri pemakaman. Hal ini dikabarkan untuk menjaga marwah Pangeran Harry.

    Seperti diketahui, Pangeran Harry memutuskan keluar dari anggota keluarga kerajaan Inggris. Ratu Elizabeth II pun membebaskannya dari tugas militer. Dengan kondisi ini, menurut tradisi, Harry tidak boleh mengenakan seragam militer.

    4. Pangeran Philip memilih sendiri lagu pemakamannya

    Kelompok paduan suara kecil beranggotakan empat orang menyanyikan "Eternal Father, Strong to Save," beberapa saat sebelum peti mati Pangeran Philip diturunkan ke liang lahat. Lagu ini secara tradisional dikaitkan dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

    Semasa hidupnya, Pangeran Philip menjalani dinas militer di Angkatan Laut Inggris. Diberitakan, saat masih hidup Philip menginginkan lagu tersebut dinyanyikan di pemakamannya kelak.

    5. Kapel St. George bukan tempat peristirahatan terakhir Pangeran Philip

    Jasad Pangeran Philip nantinya akan dipindahkan untuk dimakamkan berdampingan dengan Ratu Elizabeth II, ketika dia meninggal.

    Bila Ratu Elizabeth II meninggal, ia ingin dimakamkan di Kapel Raja George VI, kapel ayahnya, dan jasad Pangeran Philip akan ditempatkan di sampingnya. AFP Photo/Kirsty Wigglesworth/Danny Lawson/Dominic Lipinski/Gareth Fuller/Adrian Dennis/Alastair Grant/Justin Tallis

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id