foto
 

    Melihat Upaya Evakuasi Kapal Kontainer Raksasa yang Terjebak di Terusan Suez

    26 Maret 2021 14:30 WIB
    Jakarta: Otoritas Terusan Suez di Mesir (SCA) terus berupaya untuk mengapung kembali MV Ever Given, kapal sepanjang 400 meter (1.300 kaki) dan berbobot 200.000 ton yang membelok keluar jalur dan kandas di Terusan Suez akibat terjangan badai pasir pada Selasa, 23 Maret 2021.

    Kapal tunda, kapal keruk, dan peralatan berat lainnya telah dikerahkan, namun sejauh ini kapal tersebut belum bergeming.

    Pemilik kapal kontainer raksasa yang terjebak di Terusan Suez, Kamis, 25 Maret 2021 mengatakan bahwa mereka mengalami kesulitan luar biasa untuk mengevakuasinya. Oleh karena itu salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut ditutup untuk sementara waktu.

    "Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran besar bagi kapal-kapal di Terusan Suez dan mereka yang berencana melewati terusan itu," kata perusahaan penyewaan kapal Jepang Shoei Kisen Kaisha.

    Para ahli penyelamat memperingatkan bahwa penutupan tersebut dapat berlangsung berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, dan berpotensi memaksa bisnis untuk merutekan ulang kapal kargo di sekitar ujung selatan Afrika, sekaligus menjadi pukulan ke jaringan pasokan global.

    Terusan Suez diketahui mempersingkat waktu perjalanan antara Asia dan Eropa. Misalnya rute Singapura-Rotterdam sepanjang 6.000 kilometer (3.700 mil) bisa terpangkas hingga dua minggu lebih pendek jika melalui kanal daripada mengelilingi Cape of Good Hope di Afrika.

    Menurut SCA, hampir 19 ribu kapal yang membawa lebih dari satu miliar ton kargo melewati kanal tersebut tahun lalu.  Mesir memperoleh pendapatan USD5,61 miliar. 

    Lalu lintas kanal telah terganggu beberapa kali di masa lalu, terutama selama perang Arab-Israel pada paruh kedua abad ke-20.

    Kanal itu ditutup selama enam bulan setelah Mesir menasionalisasi perusahaan yang mengoperasikan kanal pada 1956, mendorong invasi yang gagal oleh Inggris, Prancis, dan Israel.

    Selama Perang Enam Hari tahun 1967, Mesir memberlakukan blokade untuk mencegah penggunaan kanal oleh Israel yang berlangsung hingga tahun 1975.

    Pada 2018, kanal itu ditutup sementara setelah kapal curah milik Yunani mengalami kerusakan mesin, yang memicu tabrakan lima kapal lainnya. AFP PHOTO/Suez Canal

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id