foto
 

    Foto: Korsel Berhasil Uji Rudal Balistik dari Kapal Selam

    15 September 2021 18:53 WIB
    Seoul: Korea Selatan (Korsel) berhasil melakukan uji rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) pada Rabu, 15 September 2021. Mereka menjadi negara pertama tanpa senjata nuklir yang mengembangkan sistem semacam itu dengan tujuan melawan ancaman Korea Utara (Korut).

    Uji coba rudal Korsel ini dilakukan di hari yang sama dengan uji rudal balistik Korea Utara. Pyongyang melanggar sanksi PBB dan meningkatkan ketegangan regional dengan aksi tersebut.
     
    Tes tersebut akan menjadikan Korea Selatan negara pertama yang meluncurkannya tanpa senjata nuklir, yang biasanya digunakan untuk mempersenjatai SLBM, setelah Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, Prancis, dan India.
     
    Kantor kepresidenan Korsel atau Blue House dalam pernyataannya menyebut sebuah rudal ditembakkan dari dalam air, tepatnya dari kapal selam Ahn Chang-Ho yang baru ditugaskan, pada Rabu, 15 September 2021, waktu setempat, dan berhasil mengudara sesuai rute sebelum mengenai targetnya.

    Presiden Korsel, Moon Jae-In, seperti dilansir Yonhap News Agency, mengawasi langsung uji tembak itu dari pusat uji coba lokal Badan untuk Pengembangan Pertahanan (ADD).

    Korsel diketahui meningkatkan kemampuan militernya demi menghadapi ancaman yang diberikan Korut yang memiliki senjata nuklir. Korsel juga berupaya mengamankan transfer kendali operasional atas pasukannya pada masa perang dari AS, di bawah kesepakatan aliansi kedua negara.

    Semua negara yang memiliki kemampuan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) yang terbukti, diketahui memiliki senjata nuklir masing-masing.

    Kapal selam Ahn Chang-Ho yang dilibatkan dalam uji tembak ini merupakan jenis kapal selam 3.000 ton bertenaga diesel yang dikembangkan secara domestik dan baru mulai ditugaskan bulan lalu.
    ADD sebelumnya melakukan uji coba SLBM berbasis darat dan tangkir air, termasuk tes pelontar.

    Korsel meningkatkan pengembangan rudal balistiknya setelah awal tahun ini pemerintahan Presiden Joe Biden mencabut pembatasan yang diterapkan selama 42 tahun terakhir oleh AS dalam mencegah Korsel mengembangkan rudal dengan jangkauan lebih dari 800 kilometer.

    Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

    AFP Photo/South Korean Defence Ministry/The Blue House

    (KHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id