foto
 

    Lava Gunung Berapi Cumbre Vieja Hancurkan Ratusan Bangunan

    23 September 2021 15:40 WIB
    Jakarta: Dinding besar lava cair dari Gunung Berapi Cumbre Vieja yang merayap menuruni lereng Pulau La Palma, Spanyol telah menghancurkan sekitar 320 bangunan dan lebih dari 154 hektar lahan.

    Angka kerusakan properti dua kali lipat yang diberikan 24 jam lalu oleh observatorium gunung berapi Eropa, Copernicus, yang menggunakan citra radar langit untuk memantau tingkat cakupan lava dan memposting pembaruan di Twitter.

    Gunung Berapi Cumbre Vieja, yang meletus pada Minggu, 20 September 2021 melintasi punggung bukit di selatan La Palma, salah satu dari tujuh pulau yang membentuk Kepulauan Canary, kepulauan Atlantik Spanyol yang terletak di lepas pantai Maroko.

    Para ahli memperkirakan skala kerusakan akan meningkat dalam beberapa jam mendatang ketika massa batu putih-panas yang bergerak lambat namun tak terhentikan, meluncur menuju pantai barat pulau itu.

    "Dalam beberapa jam terakhir telah banyak melambat, sekarang bergerak dengan kecepatan 300 meter (984 kaki) per jam, mungkin kurang, karena mencapai area yang sangat datar tetapi semakin tinggi," kata David Calvo, seorang ahli Institut Vulkanologi Involcan. "Ada daerah yang sudah setebal 15 meter."

    Jika lahar - yang memiliki suhu 1.100 derajat Celcius (2.012 derajat Fahrenheit) - terus bergerak dengan kecepatan yang sama, ia akan mencapai laut pada Rabu, 23 September 2021 atau mungkin Kamis, 24 September 2021, katanya, memperingatkan itu akan memiliki efek ledakan.

    "Akan ada pertempuran besar antara air dan lava. Dengan suhu yang kontras akan menyebabkan ledakan besar dan fragmentasi lava yang menyembur keluar seperti rudal," ujarnya.

    Letusan di pulau berpenduduk sekitar 85.000 orang ini, yang pertama dalam 50 tahun, telah memaksa sekitar 6.000 orang menyelamatkan diri, tetapi sejauh ini tidak ada yang terluka.

    Involcan percaya letusan La Cumbre Vieja bisa berlangsung antara 24 hingga 84 hari.

    "Menangani krisis ini tidak akan berakhir ketika lahar mencapai laut," kata Perdana Menteri Pedro Sanchez, Selasa, 22 September 2021. "Itu akan berakhir ketika kita berhasil membangun kembali semua yang telah dihancurkan dan akan dihancurkan oleh gunung berapi." AFP PHOTO/Desire Martin/Jose Maria Montesdeoca

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id