comscore
grafis
 

    Masalah Stunting di NTT Perlahan Membaik

    03 November 2021 09:34 WIB
    PERSOALAN stunting bukanlah masalah baru di Nusa Tenggara Timur (NTT). Prevalensi di provinsi tersebut bahkan yang tertinggi berdasarkan Riskesdas 2018, yakni mencapai 42,6%.

    Akan tetapi, dengan beberapa upaya yang dilakukan pemerintah daerah setempat, prevalensi stunting di NTT perlahan mulai turun hingga pada Agustus 2021 prevalensinya menurun sampai 20,9%.

    Salah satu upaya yang dilakukan ialah pembentukan kelompok kerja (pokja) yang memiliki tugas utama mencegah dan menangani stunting.

    Pokja tersebut memiliki tiga prioritas, di antaranya menetapkan wilayah prioritas penanganan di 26 desa dan berkembang menjadi 35 desa pada 2022, peningkatan pelayanan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta anak berusia 0-23 bulan. Dok Media Indonesia

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id