grafis
 

    Pusat dan Daerah Satu Semangat Larang Mudik

    04 Mei 2021 09:27 WIB
    SEMUA pejabat di pusat ataupun daerah diminta satu semangat terkait dengan larangan mudik demi mencegah potensi kenaikan kasus covid-19. Pasalnya, larangan mudik yang diumumkan Presiden Joko Widodo sebagai keputusan politik negara.

    “Mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat mana pun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Semua pihak menjalankan larangan mudik. Pemerintah tak ingin kejadian lonjakan kasus signifikan terulang seperti pada Idul Fitri tahun lalu,” kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, seusai rapat terbatas (ra tas) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. 

    Menurutnya, meski larangan mudik sudah diumumkan, masih ada 7% masyarakat nekat kembali mudik. Bahkan, sebagian sudah berada di kampung halaman.
     
    Doni juga menyinggung hampir semua provinsi di Pulau Sumatra mengalami kenaikan kasus, baik kasus aktif maupun angka kematian, meski secara nasional saat ini tidak terjadi lonjakan besar. Ia pun mewanti-wanti para kepala daerah untuk mencegah lonjakan kasus.

    Hal senada juga disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya ke Palembang, Sumatra Selatan, Minggu, 2 Mei 2021. Menurutnya, perlu keserempakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah soal kebijakan pelarangan mudik.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga mengatakan pihaknya memastikan penerapan surat izin keluar-masuk (SIKM) Jakarta di masa larangan mudik Lebaran yang dikeluarkan sejak kemarin.

    Sementara itu, jelang penerapan kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei, calon penumpang di terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat, sudah mengalami peningkatan sejak Sabtu, 1 Mei 2021.

    Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen mengatakan tercatat sebanyak 977 penumpang dan pada Minggu sebanyak 866 penumpang berangkat dari terminal tersebut.

    PT Angkasa Pura (AP) I juga melaporkan pergerakan penumpang mencapai 304 ribu lebih sejak Jumat, 30 April 2021 hingga Minggu yang tersebar di 15 bandara.

    Namun, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ada penurunan 10% volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek. “Ada penurunan lalu lintas menjadi 387.383 ken daraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode akhir pekan terakhir,” jelas Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Mar ga, Dwimawan Heru.

    Makin bertambah
    Dari Jawa Tengah dilaporkan pemudik dini yang masuk ke wilayah tersebut dan sudah sampai ke kampung halaman mereka terus bertambah. Pemantauan di lapang an menunjukkan para perantau, terutama pekerja informal di beberapa daerah di luar Jateng, memilih mudik dini karena ratarata sudah tidak ada pekerjaan lagi dan menghindari larangan mudik Lebaran.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terpisah mengaku sudah mengetahui terus bertambahnya jumlah pemudik dini. Ia pun meminta pengawasan dan pemeriksaan ketat sampai tingkat terkecil untuk mencegah penyebaran covid-19.

    Di Palembang, Sumatra Selatan, sebanyak lima posko sudah didirikan Satuan Lalu Lintas Pol restabes Palembang. Adapun posko tersebut ialah empat posko berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin, yakni posko Km 12, Dekranasda Jakabaring, Talang Jambe, dan posko Plaju. Sementara itu, posko Simpang Nilakandi berada di perbatasan Palembang-Kabupaten Ogan Ilir. dok Media Indonesia

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id