grafis
 

    Berikut 6 Sektor pada Mobil yang Harus Diperiksa Usai Liburan

    06 Januari 2021 11:27 WIB
    Jakarta: Masyarakat sudah usai melewatkan libur Natal dan Tahun Baru, serta siap untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala. Bagi kemarin yang memanfaatkan libur untuk bepergian dengan mobil kesayangan, jangan lupa untuk memeriksakan kondisinya.
     
    Selama dipakai berlibur, mobil pasti menempuh perjalanan cukup panjang dan melelahkan, belum lagi jika terkena macet di jalan. Oleh sebab itu, Auto2000 menyarankan 6 sektor yang harus diperiksa untuk memastikan mobil kesayangan siap untuk dipakai kembali;
     
    1. Cek Ban
    Si karet bundar kerap dilupakan, padahal ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang berhubungan langsung dengan jalan. Alhasil, ban harus siap menerima berbagai kondisi jalan yang dilalui ketika berlibur.
     
    Ditambah, saat liburan mobil pasti diisi penuh oleh penumpang dan barang bawaan. Oleh sebab itu, wajib periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Perhatikan pula kondisi telapak dan dinding ban, serta bibir pelek mobil.
     
    Jika ada yang mencurigakan, segera bawa ke bengkel resmi untuk pengecekan lebih lanjut. Jangan lupa pula memeriksa ban cadangan.
     
    2. Periksa Oli Mesin
    Mesin beroperasi dalam kondisi yang berat karena membawa banyak muatan dalam perjalanan panjang. Karena itu dibutuhkan pelumas yang sanggup melindungi mesin dari gesekan antar komponen sehingga mesin dapat bekerja secara optimal.
     
    Makanya, pastikan volume oli mesin sesuai takaran. Perhatikan juga warnanya, jangan sampai berubah menjadi keruh, hitam pekat, atau seperti tercampur air. Jika kondisi tersebut tampak ketika melakukan pengecekan, segera bawa mobil ke bengkel untuk penanganan lebih lanjut.
     
    3. Waspada Kolong Mobil
    Perhatikan shock absorber dari kebocoran, termasuk karet-karet penyangga yang ada di sekitarnya dari potensi getas dan robek. Waspada kebocoran dengan melihat kondisi selang rem. Model rem cakram bisa melihat langsung kondisi kampas rem, sedangkan rem teromol waspadai kebocoran dengan memperhatikan dinding teromol rem.
     
    Mobil yang masih menggunakan power steering hidrolis dapat mengecek potensi kebocoran. Periksa bagian lain di kolong mobil untuk memastikan tidak ada potensi masalah.
     
    4. Mesin
    Pemilik mobil bisa membersihkan mesin dengan menggunakan kain lap basah. Dengan begitu, bisa terlihat jika ada kebocoran atau kerusakan lainnya. Posisikan kunci kontak di ON dan lihat indikator di panel instrumen apakan ada masalah. Jika tidak ada, pemilik mobil bisa melanjutkan dengan menyalakan mesin.
     
    Dengarkan bila ada suara aneh terdeteksi. Jika sampai ada masalah, peluang terbaik untuk memperbaiki adalah dengan membawanya ke bengkel segera.
     
    5. Cairan di Ruang Mesin
    Pemeriksaan di ruang bisa dimulai dari mengecek air radiator dan tabung penyimpan cadangan air radiator. Perhatikan ketinggian tabung penyimpan minyak rem dan pembersih kaca depan.

    Periksa volume tabung fluida kopling untuk mobil transmisi manual. Cek ketinggian air aki serta bersihkan permukaan terminal aki dan tutup pengisi jika terjadi pengapuran. Lanjut cek volume minyak power steering hidrolis, dan pastikan freon AC dalam kondisi penuh.
     
    6. Bersihkan Kabin & Bagasi Mobil
    Sebelum menjalani 5 tahapan di atas, pemilik mobil bisa memulai dengan mencuci mobil. Pastikan seluruh bagian mobil dicuci bersih, mulai dari body, kolong mobil, ruang mesin, hingga kabin dan bagasi.
     
    Kabin dan bagasi harus memperoleh perhatian lebih mengingat dipakai sebagai tempat duduk penumpang dan menyimpan barang. Pastikan tidak ada kotoran tersisa untuk menjaga karesikan kabin. Selanjutnya juga bisa menyemprotkan bahan disinfektan untuk membunuh bakteri, virus, dan kuman. Dok.Medcom/id

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id