grafis
 

    Antisipasi Varian Virus Baru Covid-19 B117 Meluas di Indonesia

    04 Maret 2021 11:45 WIB
    PEMERINTAH akan melakukan monitoring dan dan evaluasi terkait dengan ditemukannya strain virus korona asal Inggris kode B117 di Indonesia. Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan pemerintah telah melakukan penjagaan di pintu masuk Indonesia dengan surveilans terhadap pelaku perjalanan internasional.

    “Saat ini pemerintah sudah melakukan surveilans kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain covid-19 di pintu masuk Indonesia. Selanjutnya, merupakan tanggung jawab kita semua mencegah penularan terjadi di masyarakat dengan disiplin melakukan protokol kesehatan,” kata Prof Wiku dalam keterangan resmi, Rabu, 3 Maret 2021.

    Wiku mengatakan, dalam menetapkan kebijakan pelaku perjalanan internasional, satgas selalu berusaha adaptif dengan situasi dan kondisi yang ada, termasuk perubahan kebijakan jika diperlukan. Saat ini upaya yang akan dilakukan ialah untuk mencegah penularan strain virus baru di tengah masyarakat.

    Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi menyebut laporan dua kasus mutasi virus korona asal Inggris dengan kode B117 berasal dari WNI yang tiba di Indonesia. “Dari pelaku perjalanan yang pulang dari Arab,” kata Nadia kepada Media Indonesia, kemarin.
     
    Diketahui, warga yang terpapar virus korona B117 tersebut berasal dari Karawang yang tiba dari Arab Saudi pada 28 dan 31 Januari 2021.

    Nadia menjelaskan, virus korona ialah tipe virus RNA (ribonucleic acid) yang secara alami mudah mengalami mutasi dan mutasi memang merupakan kemampuan virus untuk bertahan hidup.

    Ia menambahkan, pihaknya belum mendapatkan konfi rmasi mutasi virus korona tersebut lebih cepat menular dan ganas. Menurutnya, mutasi virus korona B117 berbeda dari virus yang muncul pertama kali di Wuhan, Tiongkok. Namun, dari beberapa penelitian di negara lain, diketahui varian baru B117 ini disebutkan lebih cepat menular, tidak lebih mematikan. Nadia meminta masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan 3M untuk mencegah penularan virus tersebut.

    Teliti dan cermati

    Badan Intelijen Negara mencermati dinamika varian baru virus dengan melakukan berbagai langkah strategis sesuai kewenangannya. Strain tersebut telah ditemukan di beberapa negara tetangga, seperti Singapura (23 Desember 2020), Malaysia (12 Januari 2021), Vietnam (2 Februari 2021), Thailand (Januari 2021), dan Filipina (13 Januari 2021).

    “Berdasarkan penemuan ini, ke depan perlu pengembangan riset untuk mencari model penanganan lebih baik karena proses mutasi B117 sudah ada di sekitar masyarakat,” kata juru bicara BIN Wawan Hari Purwanto dalam keterangan resmi, kemarin. 

    Salah satu antisipasi ialah memperketat masuknya WNA ke Indonesia dan melarang penerbangan dari Inggris.

    Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meningkatkan antisipasi agar virus yang telah bermutasi tidak mewabah di Muba.

    “Pelaksanaan 3T kita masifkan, di antaranya bersedia melakukan testing atau pengecekan kesehatan melalui rapid test dan swab test jika diperlukan, membuka diri terhadap proses tracing atau penelusuran kontak kasus positif, serta segera menjalani treatment atau perawatan dengan benar,” ungkap Kepala Dinas Kabupaten Muba, Azmi Dariusmansyah. 

    Menurut Azmi, pihaknya memaksimalkan pelayanan kesehatan dengan menambah fasilitas di FKTP dan rumah sakit rujukan. Dok Media Indonesia

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id