grafis
 

    Menekan Angka Penderita Penyakit Gangguan Mata di Indonesia

    14 Oktober 2021 09:02 WIB
    Setiap tanggal 14 Oktober diperingati sebagai Hari Mata Sedunia. Indonesia memiliki tingkat prevalensi kebutaan yang mencapai 1,5%. Angka itu merupakan angka prevalensi kebutaan tertinggi di Asia Tenggara.

    Insiden kebutaan di Indonesia diperkirakan sebesar 0,1% atau 210.000 orang atau setara dengan setiap 1 menit terdapat 1 kebutaan di Indonesia.

    Angka gangguan pada mata ini diperkirakan meningkat seiring dengan datangnya pandemi covid-19. Hal itu disebabkan banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan gawai untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari.

    Penggunaan gawai secara terus-menerus ini berbahaya bagi kesehatan mata, apalagi jika penggunaannya tidak diikuti dengan istirahat mata.

    Pemerintah sebetulnya sudah memberikan perhatian serius terhadap gangguan mata di Indonesia. Hal ini terlihat dari keluarnya UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2020 tentang Gangguan Indra.

    Dalam undang-undang dan peraturan menteri tersebut, pemerintah berfokus pada deteksi dini dan penanganan penyakit gangguan mata yang ada di Indonesia. Dok Media Indonesia

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id