grafis
 

    Regulasi Vaksinasi Mandiri Disiapkan

    22 Januari 2021 08:04 WIB
    KEMENTERIAN Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Kesehatan dan seluruh kementerian/lembaga terkait tengah mempersiapkan regulasi terkait program vaksinasi covid-19 secara mandiri. Regulasi itu akan mengatur pembelian vaksin oleh industri-industri tertentu untuk kemudian diberikan kepada para pekerja.

    "Beberapa hal terkait teknis sedang dipersiapkan. Kita meminta agar sumber vaksinnya berbeda dengan vaksin yang gratis," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2021.

    Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) menuturkan pelaksanaan vaksinasi covid-19 secara mandiri ini untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat Indonesia.

    Ia menambahkan vaksin-vaksin yang dibeli oleh perusahaan-perusahaan swasta itu nantinya tidak akan diperjualbelikan. Itu akan diberikan kepada para karyawan secara gratis.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memberi lampu hijau bagi pihak swasta untuk menjalankan vaksinasi mandiri. Strategi itu bisa dilakukan demi mengakselerasi program vaksinasi di Tanah Air.

    "Banyak dari perusahaan dan para pengusaha menyampaikan untuk vaksinasi mandiri. Ini yang baru kita akan putuskan. Kita perlu mempercepat," ujar Jokowi pada peresmian pembukaan Kompas 100 CEO Forum, Kamis.

    Kepala negara beranggapan bahwa akan sangat baik jika pelaku usaha turut serta mendukung percepatan vaksinasi. Pasalnya, hal tersebut tentu akhirnya akan berimplikasi pada percepatan pemulihan ekonomi.

    "Namun, sekali lagi, harus kita kelola isu ini dengan baik, mungkin bisa diberikan asal merek vaksinnya berbeda, untuk tempat vaksin juga berbeda bisa dilakukan," katanya.

    Antusias 

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku telah dihubungi oleh beberapa konglomerat dan para chief executive officer (CEO) di Indonesia terkait program vaksinasi covid-19 secara mandiri. Ia mengatakan terdapat beberapasyarat. Namun, yang pasti pemberian vaksin ini dapat merata dan gratis.

    Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno menuturkan pengusaha antusias akan adanya program vaksinasi covid-19 mandiri. Dengan adanya vaksinasi mandiri, itu akan membantu pemerintah mempercepat proses vaksinasi.

    "Semakin cepat divaksin, kan semakin rendah risiko terpapar sehingga melancarkan kegiatan mereka," tutur Benny, Kamis.

    Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) juga mendukung adanya program vaksinasi mandiri.

    "Tentu ada sekelompok orang yang ingin mendapatkan vaksin dengan biaya sendiri karena berbagai alasan. Kami mendukung kebijakan untuk memberikan kesempatan bagi pihak swasta untuk ikut membantu percepatan vaksinasi covid-19 melalui program vaksinasi mandiri," kata Ketua Kompartemen Jaminan Kesehatan Persi Daniel Wibowo, Kamis. Dok.MI

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id