grafis
 

    DKI Genjot Vaksinasi Dosis Dua

    05 Agustus 2021 07:21 WIB
    PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta telah dapat melampaui target yang diberikan Presiden Joko Widodo terkait vaksinasi covid-19. Sebelumnya, Presiden meminta agar 7,5 juta warga DKI sudah mendapatkan vaksin dosis 1 sebelum akhir Agustus.

    Namun, pada 31 Juli atau sebulan sebelum tenggat, Pemprov DKI telah mampu memvaksinasi 7,5 juta orang untuk dosis pertama.

    Setelah mampu melampaui target itu, kini Pemprov DKI fokus menggenjot vaksinasi untuk dosis 2. Pemprov DKI juga masih terus menggenjot vaksinasi dosis 1 agar dapat mencapai 8,8 juta orang.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza menga takan pihaknya terus memenambah jumlah tenaga kesehatan guna menggenjot program vaksin. “Tentu kita akan tambah tenaga kesehatan dan sentra-sentra vaksin,” kata Ariza di Jakarta, Rabu, 4 Agustus 2021.

    Sementara itu, Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho meminta Pemprov DKI tidak lengah meskipun telah mencapai target yang diberikan Presiden. Vaksinasi covid-19 bukan jaminan warga tidak akan tertular dan tidak menulari warga lainnya. Pemprov DKI harus terus memperketat protokol kesehatan dan melakukan pembatasan mobilitas. 

    Adapun untuk percepatan cakupan vaksinasi, Teguh mengatakan Pemprov DKI harus memastikan ketersediaan vaksin. Selain itu, distribusi dan ketersediaan lokasi vaksinasi covid-19 juga menjadi hal penting.

    Di tempat terpisah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membagikan sebanyak 25 ribu vaksin Sinovac untuk para buruh. Kapolri menegaskan hal itu saat meninjau vaksinasi para buruh PT Epson Indonesia di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

    Ia menjelaskan dalam penanganan pandemi covid-19, masalah kesehatan dan ekonomi harus jalan. Oleh sebab itu, strategi pemerintah ialah percepatan vaksinasi. “Vaksin pemerintah dan gotong royong harus kita sinergikan,” tegasnya.
     
    Kapolri juga meninjau penyelenggaraan vaksinasi nasional kerja sama Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB Inspira) dan IPB University di Gedung Graha Widya Wisuda IPB Bogor. “Sebagai daerah penyangga Ibu Kota nega ra, Bogor sangat penting untuk segera digarap dengan cepat karena angkanya masih sekitar 16%,” ujar Kapolri.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berharap warga Kota Bekasi tidak ada lagi yang mengkhawatirkan atau takut terhadap vaksinasi.

    Di Klaten, Jawa Tengah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendistribusikan 10 ribu dosis vaksin. Untuk percepatan capaian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Klaten, ribuan dosis vaksin itu telah didistribusikan ke 26 kecamatan.

    Begitu pula Provinsi Bangka Belitung yang kembali mendapatkan tambahan vaksin covid-19 sebanyak 4.106 dosis. Juru bicara vaksinasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, Bangun Cahyo, mengatakan tambahan vaksin ini mulai didistribusikan ke enam kabupaten dan satu kota di provinsi tersebut. Dok Media Indonesia

    (WWD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id