comscore

KLHK Kolaborasi dengan KKP Memaksimalkan Potensi Karbon Biru

Anggi Tondi Martaon - 18 April 2022 14:18 WIB
KLHK Kolaborasi dengan KKP Memaksimalkan Potensi Karbon Biru
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. Foto: dok MI/Bary Fathahilah.
Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat road map pengembangan mangrove untuk memanfaatkan potensi karbon biru atau blue carbon.

"Jadi kita melihat ada potensi pesisir yang sangat besar yang bisa kita orientasikan sebagai blue economy dan blue carbon," kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, saat menggelar workshop Blue Carbon dalam Pembangunan Blue Economy dan Pencapaian Target Nationally Determined Contribution (NDC), di Gedung KLHK di Senayan, Jakarta, Senin, 18 April 2022.
Politikus Partai NasDem itu menyampaikan lahan mangrove Indonesia cukup luas, mencapai 3,31 juta hektare. Sedangkan stok karbon yang tersimpan yaitu 3,14 miliar metrik ton. Adapun manfaat karbon biru bisa mencegah erosi, melindungi rumah penduduk dari badai, menangkap polutan, dan menyediakan habitat bagi spesies yang penting secara komersial.

"Kita juga sudah punya mangrove map merupakan salah satu terbesar di dunia dengan proyeksi sampai tiga miliar ton lebih. Kita juga mengidentifikasi mangrove, tetapi saya masih melihat banyak yang harus dieksplor untuk karbon dari sumber daya pesisir," ungkap dia.

Dia meyakini dengan pengelolaan karbon biru yang lebih baik bakal memberikan manfaat kepada Indonesia. Salah satunya meningkatkan harga jual karbon biru.

"Nanti kita pikirkan bersama-sama dalam pengelolaan blue carbon ini juga ada identitas atau kualitas karbon lebih baik. Sehingga harga karbonnya lebih mahal," sebut dia.

Upaya melestarikan mangrove


Selain itu, Siti menyampaikan upaya yang telah dilakukan melestarikan mangrove. Pada 2019, pemerintah mampu menanam 45 ribu hektare lebih bibit mangrove. Upaya tersebut terus dilakukan pada tahun berikutnya. Sebanyak 39 ribu hektare lahan ditanami mangrove. "Jadi kita sudah menanam lebih dari 80 ribu hektare," ujar dia.

Dia menyampaikan, upaya pelestarian mangrove merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara memerintahkan penanaman mangrove harus dilakukan hingga 600 ribu hektare lahan.

"Seperti arahan Bapak Presiden akan dilakukan penanaman hingga 600 ribu hektare lebih nanti akan dieksplor," kata dia.

Sementara itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyambut baik kolaborasi pihaknya dengan KLHK. Diharapkan, upaya tersebut berkontribusi besar terhadap upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi.

"Jadi di laut diyakini (potensi karbon biru) lebih besar di darat sehingga kami secara bersama-sama menteri LHK untuk membuat satu terobosan baru yang kita buat," kata Sakti.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id