comscore

Showcase Mangrove akan Hadir di G20 Bali, Jadi Simbol Pemulihan Lingkungan

Media Indonesia.com - 14 November 2021 13:36 WIB
<i>Showcase</i> Mangrove akan Hadir di G20 Bali, Jadi Simbol Pemulihan Lingkungan
Menteri LHK Siti Nurbaya dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau persiapan showcase mangrove. Foto: KLHK
Denpasar: Pemerintah tengah menyiapkan showcase atau etalase mangrove yang akan dipamerkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2022 di Bali. Showcase mangrove disiapkan sebagai komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan secara masif rehabilitasi dan konservasi mangrove.

"Mangrove merupakan salah satu simbol dari perbaikan pemulihan lingkungan. Ini menjadi prioritas pemerintah beriringan dengan pembangunan nasional. Indonesia bekerja serius dalam upaya pemulihan lingkungan, termasuk mangrove," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat melakukan rapat pematangan rencana kesiapan showcase konservasi mangrove G20, di Bali, Sabtu, 13 November 2021.
Siti datang ke Bali bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Hartono. Mereka didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, beserta  jajaran teknis, para pejabat eselon I, dan akademisi.

"Showcase mangrove untuk agenda G20 merupakan penegasan kepada semua pihak dan dunia bahwa aktualisasi walk the talk atau bukti bahwa kerja pemulihan yang dilakukan Indonesia itu konkret," kata Siti.

Rapat dilanjutkan dengan peninjauan lapangan  terutama kawasan Mangrove Conservation Forest. Kawasan ini tersebar di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, kompleks persemaian daerah aliran sungai (DAS), dan Balai Penelitian Keramik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). 

Siti mengatakan upaya konservasi hutan dan mangrove di Indonesia senantiasa menjadi perhatian dunia. Saat pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dilangsungkan di Indonesia, showcase mangrove ini menjadi pernyataan penting Indonesia terkait komitmen pada lingkungan.

Kawasan mangrove yang terjaga dengan baik dapat memberikan manfaat secara ekonomi dan ekologi. Mangrove dapat menjadi tempat hidup biota laut bernilai ekonomis penting bagi masyarakat. Selain itu, mangrove juga banyak dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata oleh masyarakat dan dapat memberikan mata pencaharian.

Baca: Ini Fokus yang Ingin Dicapai Indonesia Selama Presidensi G20

"Ekosistem mangrove Tahura Ngurah Rai dengan cover atau tutupan vegetasi yang bagus menyimpan perjalanan sejarah panjang sejak 1927. Untuk itu akan dilengkapi dengan pusat persemaian yang menarik dalam bentuk smart nursery dan didukung teknologi digital," kata Siti.

Penyiapan showcase mangrove ini juga melibatkan Uni Emirat Arab (UEA). Terdapat beberapa kegiatan yang akan dilakukan bersama-sama. Salah satunya adalah area kerja bersama di lokasi kawasan mangrove antara Bangka Belitung atau Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id