comscore

Kongres Kehutanan Indonesia Gaungkan Kebermanfaatan Hutan bagi Kemajuan Bangsa

Juven Martua Sitompul - 28 Juni 2022 18:31 WIB
Kongres Kehutanan Indonesia Gaungkan Kebermanfaatan Hutan bagi Kemajuan Bangsa
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Istimewa.
Jakarta: Pemulihan ekonomi yang diiringi dengan perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat memberikan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini. Akselerasi pemulihan ekonomi juga perlu didukung reformasi struktural di antaranya dengan mengoptimalkan potensi usaha kehutanan melalui kebijakan multiusaha kehutanan.

Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021, pemerintah telah menetapkan inovasi kebijakan berupa multiusaha kehutanan yang merupakan penerapan beberapa kegiatan usaha kehutanan. Di antaranya usaha pemanfaatan kawasan, pemanfaatan hasil hutan kayu dan bukan kayu, dan pemanfaatan jasa lingkungan untuk mengoptimalkan kawasan hutan pada hutan lindung dan hutan produksi.
Kebijakan multiusaha kehutanan tak hanya berisi regulasi, pengawasannya juga dilakukan dengan ketat agar dapat mengembalikan kejayaan sektor kehutanan dengan memperhatikan aspek kelestarian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan multiusaha kehutanan juga diharapkan dapat menjadi solusi antara kebutuhan ekonomi, lingkungan, dan sosial.

“Kebijakan-kebijakan tersebut tentunya masih sangat dibutuhkan guna mengembalikan kontribusi kehutanan terhadap PDB nasional seperti masa jayanya di era 80-an, di mana sektor kehutanan dan turunannya menjadi andalan daripada ekspor Indonesia," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka Kongres Kehutanan Indonesia VII bertema 'Hutan Terkelola, Bumi Terjaga, Bangsa Berdaya' di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2022.

Airlangga juga meyakini penyelenggaraan Kongres Kehutanan Indonesia kali ini akan mampu merumuskan regulasi langkah-langkah semua pihak dalam mengembangkan multiusaha kehutanan bagi peningkatan perekonomian rakyat. Termasuk, pencapaian target penanggulangan perubahan ikim dengan baik.

"Saya berharap kongres ini menghasilkan masukan yang berharga terutama untuk penguatan pemulihan ekonomi, peningkatan perekonomian rakyat, dan pencapaian target national determined contribution Indonesia,” kata Airlangga.
 

Baca: 3 Isu Lingkungan Dibahas di Pertemuan Kedua EDM-CSWG G20, Ini Rinciannya


Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada kesempatan menyampaikan perlunya meneguhkan kembali komitmen bersama untuk terus menjaga manfaat hutan dan sumber dayanya dalam upaya mencapai kemajuan kehidupan bangsa Indonesia. Hortikultura yang mengombinasikan berbagai komoditas tentunya akan mendorong keanekaragaman hayati hutan yang dapat dimanfaatkan.

Selain itu, kata Siti, nilai ekonomi komoditas hasil hutan yang tinggi juga turut menyelesaikan berbagai problem ekonomi dan sosial, tanpa harus menambah luas hutan yang dimanfaatkan. Terkait dengan penguatan perekonomian rakyat, hal yang menjadi penting diperhatikan, yakni kerja sama dan sinergi antar stakeholder dalam industri kehutanan pada tiga isu utama antara lain perubahan iklim, perlindungan dan pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat kehutanan.

Sinergi berbagai stakeholder yang berada dalam Dewan Kehutanan Nasional, diharapkan dapat mendorong potensi multiusaha bagi penguatan perekonomian rakyat yang akan mendorong pemulihan ekonomi nasional sehingga turut menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka pendek maupun menengah-panjang. Pengembangan pemikiran dari berbagai stakeholder akan membantu pemerintah dalam mencapai target pembanguan berkelanjutan serta peningkatan perekonomian rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Ketua Umum Presidium Dewan Kehutanan Nasional, Wakil Menteri I Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan para Pejabat Eselon I dari berbagai Kementerian/Lembaga terkait, serta perwakilan dari Asosiasi dan Mitra LHK. Kemudian, dari pihak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta perwakilan dari asosiasi dan mitra LHK.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id