Pupuk Indonesia Genjot Penurunan Emisi Lingkungan

    Ade Hapsari Lestarini - 30 April 2021 23:24 WIB
    Pupuk Indonesia Genjot Penurunan Emisi Lingkungan
    Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto. Foto: dok Pupuk Indonesia.



    Jakarta: PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya menurunkan emisi, sejalan dengan target pemerintah dalam mencapai penurunan emisi lingkungan. Perseroan pun dinilai berkomitmen dalam menurunkan emisi lingkungan sehingga dapat meningkatkan kinerja Pupuk Indonesia.

    Komitmen untuk menurunkan emisi lingkungan telah membuat perseroan meraih dua penghargaan "Emisi Korporasi 2021", yakni Penurunan Emisi Korporasi Sektor BUMN Non-perbankan kategori "Green Elite" dan Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor BUMN Non-perbankan kategori "Silver Plus" oleh BeritaSatu Media Holding, Majalah Investor, dan PT Bumi Global Karbon secara virtual.






    "Kegiatan ini juga akan mendorong industri pupuk di Indonesia untuk menjalankan program peningkatan kualitas lingkungan, menjaga keselarasan dan keselamatan bumi," ujar Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto, dalam keterangan resminya, Jumat, 30 April 2021.

    News Director BeritaSatu Media Holdings Primus Dorimulu menjelaskan bahwa tujuan dari penghargaan ini untuk membangkitkan kesadaran korporasi dalam mengurangi emisi karbon. Menurutnya, korporasi yang memiliki kesadaran mengurangi karbon dan memiliki langkah konkret pasti mendapat apresiasi dari publik.

    "Kami memberikan apresiasi kepada 32 perusahaan yang sukses menurunkan emisi karbon," tambah dia.

    Primus berharap hal ini dapat memotivasi korporasi yang mendapatkan penghargaan untuk konsisten dalam upaya penurunan emisi, serta dapat menginspirasi korporasi lain dalam menekan emisi karbon.

    "Setiap dari kita memiliki tanggung jawab untuk memulihkan bumi. Karena bumi bukan hanya milik kita sekarang, tapi juga milik generasi mendatang," ujarnya.

    Founder PT Bumi Global Karbon Deni Daruri menambahkan dasar penilaian dari penghargaan ini antara lain laporan berkelanjutan (sustainability report) 2019 yang di-publish di masing-masing website pada 2020. Kemudian ada tidaknya perhitungan emisi perusahaan beserta perhitungan penurunan dalam laporan.

    "Kami juga melihat apakah sustainability report tersebut memiliki assurance report dengan lingkup topik lingkungan," jelas Deni Daruri.

    Ia mengungkapkan bahwa penurunan emisi korporasi tidak hanya implementasi kepedulian perusahaan pada pemanasan bumi. Tapi juga menjadi gambaran operasional perusahaan yang efisien.

    Deni menjelaskan bahwa korporasi yang mendapatkan "Green Elite" seperti Pupuk Indonesia karena dinilai mampu menyampaikan penurunan emisi dalam laporan dan teraudit pihak ketiga. Sedangkan kategori "Silver Plus" didapat karena melakukan perhitungan satu scope emisi langsung, seperti bahan bakar minyak, freon AC atau lainnya, serta teraudit.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id