Perhutanan Indonesia Dipuji FAO, Ini Kata Menteri Siti Nurbaya

    Medcom - 01 Januari 2021 14:26 WIB
    Perhutanan Indonesia Dipuji FAO, Ini Kata Menteri Siti Nurbaya
    Menteri LHK Siti Nurbaya bersama FAO Representative ad interim for Indonesia Richard Trenchard. Foto: dok KLHK.
    Jakarta: Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) memuji Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    Menurut FAO Representative ad interim for Indonesia Richard Trenchard, Indonesia berhasil menggabungkan komitmen internasional dan nasional yang kuat, Undang-undang yang kuat, penggunaan solusi digital inovatif untuk mendorong kebijakan dan pengambilan keputusan berbasis bukti, pengaturan tata kelola yang sangat berkembang yang melibatkan semua tingkat pemerintahan, serta komitmen kuat memberi solusi berorientasi komunitas.

    Semua fakta ini tersajikan secara baik dalam State of Indonesia's Forests (SoIF) 2020. Selain itu KLHK terlibat langsung di empat dari tujuh agenda pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk 2020-2024. Trenchard pun mengapresiasi penurunan tingkat deforestasi Indonesia di masa pemerintahan ini.

    "Tingkat deforestasi telah turun hampir 90 persen sejak titik tertinggi pada awal abad ini. Kami melihat komitmen pemerintah untuk memerangi deforestasi. Ini sangat penting," kata dia, dalam keterangan resminya, Jumat, 1 Januari 2021.

    FAO juga menyambut baik perhatian pemerintah Indonesia dalam menangani kebakaran hutan. Pihaknya memuji upaya yang telah digunakan untuk mengatasinya, mulai dari teknologi modifikasi cuaca sebelum puncak musim kemarau, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

    FAO juga memberikan apresiasi pada upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati, konservasi dan restorasi pada 16 juta hektare (ha) lahan gambut.

    "Kementerian terutama Direktorat Jenderal KSDAE, telah melakukan pekerjaan dasar penting untuk mengelola tantangan ini secara efektif. Indonesia memiliki 554 kawasan konservasi dengan luas total 27,4 juta ha. Ini kemajuan luar biasa," ungkapnya.

    Trenchard juga mengapresiasi inovasi pemerintah melalui KLHK dalam memantau sumber daya hutan, dan komitmen memulihkan lebih dari 600 ribu mangrove hingga 2024. Termasuk upaya berkelanjutan pemerintah untuk menangani mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta komitmen menyelesaikan konflik penguasaan lahan.

    "Izinkan saya sekali lagi memuji Menteri Siti dan Kementerian atas laporan yang luar biasa ini. FAO dan mitra lainnya di PBB, termasuk lembaga lain yang berbasis di Roma, IFAD dan WFP bersama dengan UNDP, UNEP, UNOPS, terus bekerja bahu membahu mendukung Kementerian dan bagian pemerintah lainnya, menghadirkan teknologi terbaru, pendekatan inovatif, kapasitas teknis untuk pekerjaan Kementerian yang sedang berlangsung dan memastikan bahwa sumber daya hutan Indonesia dikelola secara lestari dan bahwa banyak tantangan penting yang masih tersisa dapat diatasi di masa depan," tutupnya.

    Sementara itu Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan tidak banyak negara yang mampu menyusun Status Hutan dan Kehutanan Nasional-nya. Terbitnya SoIFo 2020 ini menjadi janji pemerintah Indonesia, meskipun non legally binding, dan akan terus diperbaharui pada masa mendatang.

    "Kehadiran SoIFo 2020 ini menjadi penting, terutama bagi jajaran yang selalu diingatkan untuk selalu Write You Do, dan Do What You Write. Jangan mengarang-ngarang. Dengan prinsip sesederhana itu juga kita membangun nilai-nilai produktif bagi bangsa ini, di samping membangun energi positif yang sedang sangat-sangat dibutuhkan," tegasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id