Memilah Sampah dari Rumah, Menyelamatkan Lingkungan dan Menghasilkan Uang

    Gervin Nathaniel Purba - 05 Oktober 2020 12:13 WIB
    Memilah Sampah dari Rumah, Menyelamatkan Lingkungan dan Menghasilkan Uang
    Membangun sistem pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah (Foto:Shutterstock)
    Jakarta: Penggunaan sampah plastik dalam jumlah besar harus diiringi dengan sistem pengelolaan sampah yang baik. Hal ini berguna untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang tercecer, sehingga berdampak terhadap pencemaran lingkungan.

    Membangun sistem pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah.

    Apakah sulit untuk memilah sampah dari rumah? Sebenarnya, mudah. Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (B3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati memberikan penjelasannya.

    Rosa mengajak setiap orang untuk menyediakan beberapa tempat sampah untuk dikelompokkan berdasarkan jenis sampah di rumah. Sampah plastik yang bisa didaur ulang ditempatkan sendiri. Begitu juga sampah lainnya. Misal, sampah organik dan beracun ditempatkan di tempat sampah terpisah.

    "Kita sediakan tempat sampah yang kita dedikasikan sendiri. Ada yang untuk botol, kertas, dan sampah basah," ujar Rosa. 

    Untuk diketahui, sampah plastik dengan tingkat keberhasilan daur ulang tinggi adalah plastik polyethylene terephthalate (PET). Jenis plastik ini biasanya digunakan pada kemasan air minum, galon, dan pembungkus makanan. 

    Tempat sampah tersebut bisa diletakkan di lahan khusus pembuangan sampah, baik di dalam rumah atau dekat dengan gerbang luar. Sampah plastik yang sudah terkumpul bisa dikirimkan langsung ke bank sampah. Ada juga petugas kebersihan yang mendatangi langsung ke rumah.

    Upaya memilah sampah dari rumah ini akan sangat membantu meringankan tugas pengelola sampah sebelum diserahkan kepada industri daur ulang untuk dijadikan bahan baku daur ulang. Selama ini, sampah kerap tercampur, sehingga menimbulkan bau. Industri juga enggan mengambilnya.

    Dengan memilah sampah di rumah sebelum membuangnya, masyarakat akan memetik dua manfaat sekaligus, yaitu turut menjaga kebersihan lingkungan dan mendapatkan uang.

    "Masyarakat bisa mendapatkan nilai ekonomis dari memilah sampah dan menyetornya ke bank sampah.  Begitu juga perusahaan daur ulang, bisa mendapatkan bahan baku dari daur ulang sampah," ucap Rosa.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id