Cara Mengetahui Kode Penggunaan Kemasan Plastik yang Aman

    Medcom - 01 September 2020 21:37 WIB
    Cara Mengetahui Kode Penggunaan Kemasan Plastik yang Aman
    Ilustrasi plastik pada kemasan produk. Foto: tangkapan layar Metro TV.
    Jakarta: Plastik menjadi salah satu kemasan produk yang paling banyak digunakan. Namun, sejauh mana kemasan jenis ini aman digunakan.

    Ahli Teknologi Polimer dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia Mochamad Chalid mengatakan penggunaan kemasan plastik yang aman untuk kemasan pangan dapat diketahui dengan melihat kode daur ulang berupa segitiga panah dengan kode angka di dalamnya.

    "Kode tersebut biasanya tertera di bagian bawah kemasan plastik," kata dia, Selasa, 1 September 2020.

    Dia menyebut ada tujuh macam kode yang menandakan penggunaan kemasan plastik untuk kemasan pangan tersebut aman digunakan, di antaranya:

    1. Kode 1 untuk PET atau PETE (polyethylene terephthalate).
    2. Kode 2 untuk HDPE atau PE-HD (high-density polyethylene).
    3. Kode 3 untuk PVC atau V (polyvinyl chloride).
    4. Kode 4 untuk LDPE atau PE-LD (low-density polyethylene).
    5. Kode 5 untuk PP (polypropylene).
    6. Kode 6 untuk PS (polystyrene).
    7. Kode 7 untuk OTHER (ada empat jenis plastik yang termasuk dalam kategori ini, yaitu styrene acrylonitrile (SAN), acrylonitrile butadiene styrene (ABS), polycarbonate (PC), dan nylon).

    Menurut Chalid, berpedoman pada Resin Identification Code (RIC) yang diterbitkan oleh The Society of Plastic Industry (SPI) pada 1988 di Amerika Serikat, jenis plastik yang paling mudah didaur ulang adalah Polyethylene Terephthalate (PET), dengan kode angka 1.

    "PET banyak digunakan sebagai bahan baku produk plastik, seperti kemasan botol dan galon air minum. Hal ini dikarenakan PET memiliki beberapa sifat yang unggul, di antaranya berwarna jernih, ringan, mudah dibentuk, tidak mudah pecah, dan mudah didaur ulang," katanya.

    Menurut dia kestabilan sifat PET, selain membuatnya mudah didaur ulang, menyebabkan limbah PET dapat dikonversi menjadi beragam produk turunan dan bernilai ekonomi. Hal ini berdampak pada harga limbah produk berbasis PET yang relatif tinggi, sehingga wajar bila limbah plastik ini banyak disukai para pelaku daur ulang, baik dari pemulung maupun industri daur ulang.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id